Akhirnya Menikah, Lurah Dan Sekdes Yang Viral Karena ‘Ngamar’ Di Hotel Lamongan

Kades Iwan Fanani dan Sekdes INH di Lamongan kini disebut sudah menikah (Foto: ist))

Beritaloka.com – Kepala Desa Kendalkemlagi dan Sekretaris Desa (Sekdes) di Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, yang sebelumnya viral akibat kasus foto mesra, kini telah resmi menikah secara agama dan negara.

Informasi ini dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Kominfo Lamongan, Sugeng Widodo, pada Jumat, 4 September 2026. Pasangan ini sebelumnya telah bercerai dari pasangan masing-masing.

Dengan pernikahan ini, pemerintahan desa di Karanggeneng kini dipimpin oleh pasangan suami-istri, dengan IF sebagai kepala desa dan INH sebagai sekretaris desa, kata Sugeng Widodo.

Sugeng mengungkapkan bahwa Pemkab Lamongan belum menerima laporan resmi terkait pernikahan tersebut. Ia juga menyatakan bahwa sejauh ini belum ada aturan yang melarang pasangan suami-istri menjabat bersama dalam pemerintahan desa.

Inilah foto syur yang viral di medsos ( foto tangkapan layar)

Kasus ini mulai menjadi perhatian publik setelah foto mesra antara Kades Iwan Fanani (33) dan Sekdes INH (30) beredar di grup WhatsApp PKK pada 10 April 2025. Penyebaran foto tersebut membuat warga dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kendalkemlagi gempar.

Selain itu, kasus ini terkait dengan laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh istri kepala desa, NK. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, disebut ikut turun tangan bersama BPD dan tokoh masyarakat saat itu.

Menurut informasi yang dihimpun, Iwan Fanani dilaporkan ke kepolisian Lamongan oleh istrinya pada 2025 terkait dugaan perselingkuhan dengan perangkat desa dan kasus KDRT yang dialami NK.

Sumber yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan perselingkuhan diduga terjadi selama bulan puasa, saat IF pergi ke Malang selama empat hari. Foto syur Iwan Fanani bersama perangkat desa di hotel beredar luas, diduga dikirim oleh INH. 

Kasus KDRT dialami NK pada April 2025, saat Iwan Fanani meminta ponsel anaknya yang diduga berisi foto perselingkuhan. Terjadi adu mulut dan kekerasan fisik antara Iwan dan NK di depan anak-anak mereka, menurut laporan NK ke Polres Lamongan pada 13 Mei 2025. (@juna_idi)