Bus Wisata Terperosok di Turunan Gotekan, Jalur Cangar–Pacet, Polisi Duga Rem Blong

Polisi tidak menemukan bekas pengereman di permukaan jalan di lokasi kejadian (foto:ist)

Beritaloka.com – Sebuah bus pariwisata jenis Isuzu Elf mengalami kecelakaan di jalur Cangar–Pacet, tepatnya di kawasan turunan Gotekan, Kabupaten Mojokerto. Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan pihak kepolisian mengarah pada dugaan kendaraan mengalami kegagalan pengereman atau rem blong.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 28 Oktober 2026, sekitar pukul 10.30 WIB. Kendaraan yang membawa 17 wisatawan asal Kabupaten Bojonegoro melaju dari arah Cangar menuju Pacet saat kejadian. Di titik turunan curam Gotekan, pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraan karena sistem pengereman tidak berfungsi. Polisi tidak menemukan bekas pengereman di permukaan jalan di lokasi kejadian, yang menjadi indikasi kuat bahwa pengemudi tidak dapat mengerem kendaraan tersebut.

Pengemudi berupaya menyelamatkan situasi dengan memasukkan kendaraan ke jalur penyelamatan yang tersedia di sisi jalan. Bus sempat menabrak pembatas jalan hingga jebol, lalu terperosok sekitar 20 meter dari tepi badan jalan. Beruntung kendaraan tidak jatuh ke jurang, sehingga seluruh penumpang dapat diselamatkan dari risiko yang lebih fatal.

Dari 17 orang yang berada di dalam kendaraan, sebanyak 8 orang penumpang mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumber Glagah untuk mendapatkan perawatan medis pada pukul 11.00 WIB. Sementara sisanya mengalami luka ringan dan menjalani pemantauan di lokasi kejadian.

Saat ini polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi teknis kendaraan, kelengkapan dokumen, serta kesaksian pengemudi dan saksi mata. Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan umum maupun pribadi yang akan melintasi jalur pegunungan dan turunan panjang untuk:

  • Memeriksa kondisi rem kendaraan sebelum memulai perjalanan
  • Menggunakan gigi rendah saat menuruni tanjakan
  • Tidak memaksakan diri melintas jika kondisi kendaraan tidak layak

Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya pemeriksaan kelayakan kendaraan, terutama saat digunakan untuk mengangkut penumpang melalui rute dengan medan yang berat. (@nd_riyanto)