Polda Jatim Berhasil Ungkap 1.345 Kasus Tindak Pidana 3C dalam Operasi 12 Hari

Beritaloka.com – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mencatat pencapaian luar biasa dalam penindakan kejahatan jalanan di wilayahnya. Dalam kurun waktu hanya 12 hari, Polda Jawa Timur bersama seluruh jajaran Polres berhasil mengungkap sebanyak 1.345 kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), sekaligus mengamankan 1.212 orang tersangka.
Pernyataan ini disampaikan oleh Wakapolda Jawa Timur, Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Jatim, Jumat (23/10/2026).
Pengungkapan kasus tersebut mencakup dua kategori sasaran operasi, yaitu kasus yang telah ditetapkan sebagai Target Operasi (TO) maupun kasus yang terungkap di luar sasaran operasi atau Non-Target Operasi (non-TO).
- Target Operasi (TO): 288 kasus — terungkap 100 persen
- Non-Target Operasi (non-TO): 1.057 kasus
- Total kasus terungkap: 1.345 kasus
- Jumlah tersangka yang diamankan: 1.212 orang
Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran kepolisian di wilayah Jawa Timur, yaitu sebanyak 39 Polres yang bekerja secara terpadu dan terkoordinasi di bawah arahan Satreskrim Polda Jatim dan Satreskrim masing-masing Polres.
“Satreskrim Polda dan Satreskrim jajaran berhasil mengungkap 100 persen atau 288 target operasi tindak pidana yang telah disasar,” tegas Kombes Pol Feri Handoko Soenarso.
Perincian Berdasarkan Jenis Perkara
Dari total kasus yang berhasil diungkap, perkara pencurian dengan pemberatan (curat) menjadi jenis kejahatan dengan jumlah terbanyak yang berhasil diselesaikan:
- Perkara Curat: 679 kasus — terdiri dari 123 tersangka kategori TO dan 556 tersangka di luar TO
- Data rinci untuk jenis kejahatan curas dan curanmor belum dirilis secara lengkap dalam keterangan awal ini
Pencapaian ini menunjukkan keseriusan Polda Jawa Timur dalam menindaklanjuti arahan Kapolri untuk mempercepat penyelesaian perkara dan menekan angka kejahatan di masyarakat. Tingkat keberhasilan 100 persen pada sasaran operasi yang telah ditetapkan membuktikan adanya perencanaan yang matang serta sinergi yang baik antara Polda dan jajaran Polres di seluruh Jawa Timur.
Selain menyelesaikan kasus-kasus yang sudah masuk dalam daftar prioritas, keberhasilan mengungkap lebih dari 1.000 kasus di luar target operasi menunjukkan bahwa kepolisian juga secara aktif melakukan penindakan terhadap kejahatan-kejahatan yang terjadi di lapangan secara langsung, sehingga masyarakat dapat merasakan dampak kehadiran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Polda Jatim berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja penegakan hukum dan pencegahan kejahatan guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Jawa Timur. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap kejadian kejahatan ke kantor polisi terdekat. (Fatur)







