Kakek Tewas Di Eks Lokalisasi, Usai Konsumsi Obat Kuat

Jenazah BR digotong warga kedalam ambulan untuk dibawa menuju RSU Abdoer Rahem Situbondo. (Foto Ist)

Beritaloka.com – Seorang kakek berinisial BR (63), warga Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, Situbondo, ditemukan meninggal dunia di sebuah warung kopi kawasan eks lokalisasi Desa Kotakan, Kecamatan Kota Situbondo, Rabu (9/9/2026) malam.

Sebelum meninggal, BR sempat mengeluhkan pusing dan dadanya terasa panas. Polisi juga menemukan bungkus obat penambah stamina di dalam jok sepeda motor milik korban.

Informasi yang dihimpun, korban tiba di warung sekitar pukul 21.15 WIB dan memesan teh hangat. Sekitar 15 menit kemudian, korban mulai terlihat gelisah dan mengeluhkan kondisi tubuhnya.

BR bahkan sempat kehilangan keseimbangan saat berdiri. Melihat kondisi tersebut, Ramsiyanto (60), penjaga warung, kemudian membantu korban untuk berbaring di kursi panjang.

Namun, setelah berbaring, korban tiba-tiba tidak sadarkan diri. Saat dibangunkan, korban tidak memberikan respons sehingga pihak warung menghubungi perangkat Desa Kotakan yang kemudian meneruskan laporan kepada Polsek Kota Situbondo.

“Karena saat dibangunkan sudah tidak ada respons, saya langsung menghubungi perangkat desa dan petugas Polsek Kota Situbondo,” ujar Ramsiyanto, Kamis (10/9/2026).

Kapolsek Kota Situbondo, Iptu Mardi Hartoyo, mengatakan petugas bersama tim Inafis Polres Situbondo kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi jenazah korban ke kamar jenazah RSU dr. Abdoer Rahem Situbondo.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Situbondo di lokasi kejadian, korban BR dipastikan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Mardi.

Dari pemeriksaan luar oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan otopsi. Sebelum jenazah diserahkan, keluarga diminta membuat surat pernyataan penolakan otopsi.

Menurut Mardi, berdasarkan diagnosis awal petugas medis RSU dr. Abdoer Rahem Situbondo, korban diduga meninggal akibat serangan hipertensi.

Di sisi lain, polisi menemukan bungkus plastik obat penambah stamina di jok sepeda motor korban. Temuan tersebut menjadi salah satu dasar dugaan bahwa korban sempat mengonsumsi obat kuat sebelum berada di warung.

“Selain itu, diduga kuat sebelum berada di warung, korban sempat mengonsumsi obat kuat. Hal ini terbukti dari temuan bungkus plastik obat tersebut di jok sepeda motornya,” pungkas Mardi. (@yun_anta)