Upaya Dishub Bangkalan Peduli Ojol: Kepedulian yang Diwujudkan di HUT Perhubungan Nasional

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangkalan, Muhammad Hasan Faisol, S.STP., MM. (Foto: Beritaloka)

Beritaloka.com – Berawal dari kepedulian terhadap para pengemudi ojek online, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangkalan mewujudkan perhatian tersebut melalui berbagai kegiatan pembinaan yang berkelanjutan.

Momentum puncak diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Perhubungan Nasional, di mana Dishub Bangkalan memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada para pengemudi ojek online yang dinilai berprestasi, taat aturan, dan berdedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

Kegiatan ini juga diisi dengan pembinaan menyeluruh yang mencakup sosialisasi keselamatan berkendara, peningkatan pemahaman aturan lalu lintas, serta pendampingan kondisi fisik pengemudi.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, Moh. Hasan Faisol, menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan pencegahan yang menyeluruh, mulai dari kesiapan fisik pengemudi, kelayakan kendaraan, hingga kelengkapan berkendara sebelum turun ke jalan.

“Peran kami di Dishub lebih pada mencegah terjadinya kecelakaan. Pengemudi wajib memastikan kondisi fisik, kelayakan kendaraan, serta kelengkapan berkendara sebelum turun ke jalan,” ujar Faisol kepada beritaloka.com (12/10/2026)

Salah satu temuan penting yang disoroti adalah faktor kelelahan sebagai pemicu utama kecelakaan yang kerap diabaikan. Tekanan mengejar target pendapatan dan jumlah pesanan membuat banyak pengemudi memaksakan diri bekerja dalam kondisi fisik tidak prima. Hal ini tidak hanya membahayakan keselamatan pengemudi sendiri, tetapi juga penumpang dan pengguna jalan lainnya.

Aspirasi Parkir dan Solusi Sementara

Dalam dialog bersama para pengemudi, persoalan ketersediaan fasilitas parkir juga menjadi sorotan utama. Para pengemudi mengeluhkan keterbatasan lahan parkir, khususnya di area rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan kawasan kuliner yang menjadi titik pesanan tersibuk. Banyak yang berharap adanya kebijakan parkir gratis agar biaya operasional lebih efisien.

Menanggapi hal tersebut, Faisol menjelaskan bahwa tidak semua kawasan parkir berada di pengelolaan pemerintah daerah.

“Banyak titik parkir dikelola pihak ketiga, sehingga kami tidak bisa serta-merta menetapkan kebijakan parkir gratis. Namun, aspirasi ini akan kami sampaikan kepada para pengelola untuk mencari solusi terbaik,” ungkapnya.

Sebagai langkah awal, Dishub Bangkalan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mengakomodir kebutuhan ruang istirahat dan parkir yang layak bagi para pengemudi, sekaligus memperkuat edukasi tentang batas waktu berkendara agar risiko kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin. (Su_bawi)