PLHUT Kabupaten Mojokerto Resmi Dibangun, Menjadi yang Pertama Di Kementerian Haji dan Umrah

Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum (pojok kiri) beserta jajaran pemda terkait. Dari unsur Kementerian Haji dan Umrah, hadir H. Gartaman, S.Ag., M.H (kedua dari kanan) yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur. (Foto:ist)

Beritaloka.com – Sebuah tonggak sejarah baru dalam pelayanan ibadah haji dan umrah di Indonesia tercatat di Kabupaten Mojokerto. Pada Rabu, 14 Oktober 2026, prosesi peletakan batu pertama pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Mojokerto dilaksanakan secara resmi di lokasi pembangunan, Jalan RA Basuni No. 21, Kelurahan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Pembangunan PLHUT Kabupaten Mojokerto memiliki makna yang sangat strategis, karena fasilitas ini menjadi pusat layanan pertama di Indonesia yang berdiri dan beroperasi secara resmi atas nama Kementerian Haji dan Umrah. Langkah ini merupakan bagian konkret dari upaya pemerintah pusat untuk terus memperkuat, memperluas, dan meningkatkan kualitas sarana serta prasarana pelayanan haji dan umrah yang lebih dekat, lebih mudah diakses, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat di daerah.

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung dalam suasana yang khidmat dan penuh harapan. Hadir secara langsung dalam kegiatan ini Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., beserta jajaran pemda terkait. Dari unsur Kementerian Haji dan Umrah, hadir H. Gartaman, S.Ag., M.H., yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur. H. Gartaman sendiri menjabat sebagai Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kanwil Kemenhaj Jawa Timur.

Turut memeriahkan dan memberikan dukungan dalam kegiatan ini para pimpinan instansi vertikal di lingkungan Kabupaten Mojokerto, unsur terkait pelayanan publik, serta para pimpinan lembaga perbankan yang telah lama bermitra dan mendukung pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum. menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pembangunan PLHUT di wilayahnya. Menurutnya, keberadaan gedung pelayanan yang representatif dan memadai bukan sekadar bangunan fisik, melainkan wujud nyata dari komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji dan umrah.

“Keberadaan gedung kantor yang memadai ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang lebih terintegrasi, transparan, dan akuntabel.” Kata Bupati Mojokerto.

Lebih lanjut, Bupati berharap PLHUT Mojokerto kelak tidak hanya menjadi tempat administrasi, tetapi juga menjadi pusat informasi, pembinaan, dan pelayanan yang ramah, profesional, dan mengayomi setiap jemaah yang datang.

Komitmen Memberikan Pelayanan Terbaik bagi Jemaah

Mewakili Kepala Kanwil Kemenhaj Jawa Timur, H. Gartaman, S.Ag., M.H. menyampaikan bahwa pembangunan PLHUT Mojokerto merupakan langkah awal yang sangat penting dalam memperbaiki dan menyempurnakan sistem pelayanan haji dan umrah di tingkat kabupaten/kota. Fasilitas ini diharapkan mampu memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Mojokerto dan sekitarnya dalam mengurus berbagai keperluan terkait pendaftaran, pembimbingan, hingga informasi keberangkatan haji dan umrah.

H. Gartaman juga menegaskan bahwa semangat pelayanan harus selalu menjadi yang utama. Setiap kehadiran jemaah adalah kepercayaan yang dijaga, sehingga pelayanan yang prima, tulus, dan ikhlas adalah modal utama yang harus dimiliki oleh seluruh petugas di PLHUT ini nantinya.

Dengan dimulainya pembangunan PLHUT Kabupaten Mojokerto, masyarakat memiliki alasan untuk berharap bahwa ke depannya akses terhadap layanan haji dan umrah akan semakin mudah, terjangkau, dan berkualitas. Jemaah tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan informasi dan layanan yang mereka butuhkan, karena kini pusat layanan terpadu hadir tepat di tengah komunitas mereka. (Fr.Rohman)