Massa L M B ‘Gruduk’ Bea Cukai Madura, Mendesak Peredaran Rokok Ilegal

Beritaloka.com – Unjuk rasa yang digelar oleh kelompok Lingkar Melati Bersatu (LMB) di depan Kantor Bea Cukai Madura, Selasa (13/10/2026), berlangsung tegang dan memanas. Aksi yang pada awalnya direncanakan berjalan secara damai akhirnya berujung ketegangan setelah perwakilan massa gagal menemui pimpinan instansi tersebut.
Dalam aksinya, ratusan massa yang hadir menyampaikan sejumlah tuntutan utama kepada pihak Bea Cukai.
Pertama, mereka mendesak aparat terkait untuk memperkuat langkah penindakan terhadap dugaan maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah Madura.
Kedua, massa meminta agar para aktor yang berada di balik bisnis ilegal tersebut dapat diusut secara menyeluruh dan tuntas hingga ke akar-akarnya. Ketiga, pihak LMB juga menuntut penindakan tegas terhadap penggunaan mesin-mesin produksi rokok yang diketahui beroperasi tanpa memiliki izin perizinan resmi sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketegangan mulai muncul ketika perwakilan massa yang ditugaskan untuk menyampaikan aspirasi tidak berhasil bertemu dengan Kepala Bea Cukai Madura.
Bahkan upaya untuk berbicara dengan perwakilan dari Bidang Penindakan pun dikabarkan tidak membuahkan hasil. Rasa kecewa mendalam karena aspirasi yang dianggap tidak direspons dengan serius oleh pihak instansi memicu emosi para peserta aksi.
Suasana semakin memuncak ketika terjadi insiden saling dorong antara sejumlah elemen massa dengan aparat kepolisian yang berjaga mengamankan lokasi.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika sejumlah peserta aksi melemparkan telur busuk ke arah gedung kantor Bea Cukai Madura sebagai bentuk protes atas ketidakhadiran pihak yang berwenang untuk menerima aspirasi warga.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian masih terpantau ketat namun kondusif. Aparat kepolisian terus berjaga memastikan keamanan dan ketertiban di sekitar kawasan kantor Bea Cukai Madura. Belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak Bea Cukai Madura maupun pihak kepolisian menanggapi tuntutan dan insiden yang terjadi dalam unjuk rasa tersebut.
Masyarakat berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan guna menciptakan iklim usaha yang sehat dan menertibkan peredaran barang-barang ilegal yang merugikan banyak pihak. (Su_bawi)







