
Beritaloka.com – Apes adalah kata yang tepat untuk seorang terduga pencuri motor berkaos hitam ini. Betapa tidak, wajahnya babak belur akibat mendapat ‘salam olahraga’ sebelum diamankan pihak kepolisian. Setelah kepergok hendak membawa kabur sepeda motor milik warga setempat di kawasan Sidotopo Wetan, Surabaya, Selasa (1/9/2026) siang.
Sebagian massa mengamankan terduga pelaku di dalam toko, kemudian menutup toko tersebut sambil menunggu kedatangan polisi.
Setelah sejumlah personel kepolisian dan TNI kemudian berada di lokasi. Kondisi lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan akibat banyaknya warga yang berkumpul.
Kompol Zainur Rofik Kapolsek Simokerto saat dikonfirmasi Beritaloka.com pada Selasa siang, membenarkan adanya penangkapan tersebut.
Berdasarkan pemeriksaan awal, kata Zainur, terduga pelaku tak beraksi sendirian, melainkan bersama seorang rekannya.
“Saat itu sudah mau bawa lari motor, kemudian diteriaki dan dilempari warga,” kata Zainur.
Menurutnya, penangkapan dilakukan ketika anggota kepolisian yang sedang berpatroli dan mendapati warga mengejar terduga pelaku.
Zainur mengatakan, situasi sempat memanas karena jumlah warga yang berkumpul cukup banyak. Massa bahkan sempat menghambat arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Sementara itu, sepeda motor yang diduga hendak dicuri masih diamankan polisi untuk kepentingan dokumentasi dan proses penyelidikan. Setelah proses tersebut selesai, kendaraan akan dikembalikan kepada pemiliknya.
Zainur menjelaskan, sepeda motor tersebut sebelumnya telah diturunkan paketnya oleh pemilik. Kondisi itu kemudian dimanfaatkan terduga pelaku yang diduga hendak membawa kabur kendaraan.
“Motornya masih kami proses, kami ambil dokumentasi sementara kemudian akan kami kembalikan ke pemilik,” ujarnya.
Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku serta mendalami dugaan aksi pencurian tersebut.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat Surabaya meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor. Warga juga diminta memastikan kendaraan terkunci dengan aman saat ditinggalkan. (@om_bes)





