Fenomena Unik Di Metropolis: Dikira Foto Shot, Ternyata Tempat Pijat

Beritaloka.com – Memasuki kawasan Surabaya Timur, tepatnya Ruko 21 Klampis anda akan melihat banyaknya ruko dengan berbagai usaha. Tapi ada satu ruko yang paling ‘beda’ dari luar tampilannya seperti studio foto atau semacam tempat produksi audio visual tetapi setelah memasuki ‘studio’ ini pastinya pandangan orang melihatnya akan berkata ‘Wow’,  khusus kaum lelaki.

Awalnya hampir semua orang dikawasan itu mengira tempat foto shot yang sedang tren, banyak warga Surabaya justru terkejut menemukan bahwa tempat yang mereka duga itu ternyata adalah tempat pijat dan perawatan tubuh. Fenomena ini mulai ramai dibicarakan di media sosial dan menjadi pembicaraan hangat di kalangan warga kota pahlawan.

Bak Model : para terapis yang siap melayani pengunjung yang akan memasuki ‘studio’ di kawasan Ruko Klampis 21 Surabaya.
(Foto: Ist)

Kesan pertama yang muncul saat melihat tempat itu memang persis seperti studio foto modern. Pencahayaan yang tertata rapi, dekorasi yang estetik, sudut-sudut yang dirancang cantik untuk berfoto, hingga tampilan depan yang sangat instagramable. Tak heran, banyak orang yang datang dengan niat ingin berfoto, bukan untuk beristirahat.

Namun setelah masuk, barulah mereka menyadari bahwa di balik tampilan yang memikat itu, tempat ini sebenarnya menyediakan layanan pijat relaksasi, perawatan tubuh, dan terapi penyegaran. Konsep ini menggabungkan kenyamanan tempat pijat dengan keindahan ruang yang cocok untuk berfoto sebuah ide yang cukup unik dan menarik.

Customer service ‘studio’ pijat sedang mempersilahkan tamu kedalam ruangan khusus sambil menyodorkan tabel menu layanan. (Foto; ist)

“Kami memang sengaja mendesain tempat seperti ini agar pengunjung merasa nyaman, tenang, sekaligus bisa mengabadikan momen saat berkunjung,” ujar B pengelola tempat tersebut yang berpesan kepada Beritaloka.com tidak mencantumkan namanya. “Banyak yang awalnya mengira ini tempat foto, tapi setelah mencoba pijatnya, mereka kembali lagi karena puas dengan kenyamanan yang kami tawarkan” imbuhnya.

Reaksi warga pun beragam. Ada yang merasa tertipu, namun lebih banyak yang memuji kreativitas konsep tersebut. “Awalnya saya datang mau foto saja, eh malah ketagihan pijatnya. Tempatnya cantik, pelayanannya bagus, dan harganya juga masuk akal,” ungkap Johan salah satu pengunjung.

Fenomena ini menunjukkan bahwa di Surabaya, usaha kreatif terus bermunculan dengan cara yang tak terduga. Tempat yang dikira sekadar untuk berfoto ternyata menjadi tempat melepas lelah yang nyaman dan menyegarkan khusus lelaki yang sekedar refreshing atau melepaskan penat sehabis kerja seharian. (om_mbes)