Diduga Korsleting Listrik, Warteg di Sukolilo Surabaya Terbakar

(foto/Beritaloka)
Beritaloka.com – Sebuah Warung Tegal (Warteg) bernama Warung Makan Tegal Aero Bu Sarah yang berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim Nomor 54, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, terbakar pada Jumat pagi, (23/10/ 2026) Kebakaran yang diduga bermula dari korsleting listrik ini menyebabkan kerugian yang cukup signifikan, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Rokhim, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 06.13 WIB. Tanpa menunggu lama, satu unit kendaraan pemadam dari Pos Keputih segera diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 06.18 WIB, hanya berselang lima menit setelah laporan diterima.
Upaya pemadaman dilakukan secara bertahap. Api utama berhasil dikuasai dan dipadamkan pada pukul 06.31 WIB. Setelah itu, petugas melakukan pembasahan menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersembunyi. Situasi akhirnya dinyatakan kondusif sepenuhnya pada pukul 07.21 WIB.
Dalam penanganan darurat tersebut, DPKP Surabaya mengerahkan total 12 unit kendaraan. Unit-unit tersebut berasal dari Pos Keputih, Pos Sukolilo, Rayon 3 Rungkut, Pos Mulyorejo, Pos Menur, serta lima unit tim penyelamat (rescue) untuk mempercepat proses pemadaman dan pengamanan.
Bangunan yang terbakar memiliki ukuran sekitar 5 x 20 meter. Kerusakan terparah terjadi di bagian dapur lantai satu seluas sekitar 5 x 10 meter, sedangkan seluruh lantai dua bangunan habis dilalap si jago merah. Lantai dua tersebut diketahui berfungsi sebagai tempat tinggal karyawan dan pemilik warung.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa api pertama kali muncul dari kamar karyawan di lantai dua akibat korsleting listrik. Saat kejadian, warung belum beroperasi, sehingga tidak ada pelanggan di dalam lokasi. Pemilik warung baru menyadari adanya kebakaran saat api sudah terlihat berkobar di lantai atas. Penggunaan konstruksi dak lantai kayu di bagian atas mempercepat menjalarnya api ke seluruh lantai dua.
Meski dugaan kuat mengarah pada korsleting listrik, pihak berwenang menyatakan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut. PLN juga turut hadir di lokasi untuk memutus aliran listrik dan melakukan pengecekan instalasi.
Satu hal yang patut disyukuri, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Penanganan kebakaran ini melibatkan berbagai instansi terkait, antara lain DPKP Surabaya, BPBD Kota Surabaya, Satpol PP, Posko Terpadu Timur, TGC Posko Timur, Polsek Sukolilo, dan PLN untuk memastikan keamanan dan ketertiban di lokasi pascakebakaran.
Pihak DPKP Surabaya mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan yang juga digunakan sebagai tempat usaha sekaligus tempat tinggal, guna mencegah risiko kebakaran serupa. (Om_mbes)







