Pemprov Jatim Buka 500 Undangan Gratis Upacara Hari Pahlawan 2026 di Tugu Pahlawan

Poster by Humas Pemprov Jawa Timur

Beritaloka.com –  Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk hadir langsung dalam Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2026 di kompleks Tugu Pahlawan, Selasa (10/11/2026) pukul 07.00 WIB, dengan menyediakan total 500 kuota undangan gratis yang dibuka melalui pendaftaran daring pada Minggu (8/11/2026).

Berdasarkan rilis resmi yang diunggah akun Humas Pemprov Jatim, pendaftaran dibagi menjadi dua sesi yang masing‑masing menampung 250 peserta. Sesi pertama dimulai pukul 09.00 WIB, namun antusiasme warga ternyata sangat tinggi: hingga pukul 09.10 WIB, seluruh kuota sesi pertama sudah terisi penuh.

Meskipun sesi pertama segera habis, panitia tetap membuka sesi kedua pendaftaran pada hari yang sama pukul 15.00 WIB untuk sisa 250 kuota lainnya. Bagi warga yang berhasil terdaftar, pengambilan undangan fisik dapat dilakukan dalam dua jadwal pilihan: Senin (9/11/2026) pukul 15.00‑17.00 WIB atau pagi hari pelaksanaan upacara, Selasa (10/11/2026) pukul 05.30‑07.00 WIB di lokasi yang telah ditentukan panitia di area Tugu Pahlawan.

Upacara tahun ini tidak hanya berisi rangkaian acara khidmat seperti pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, dan amanat inspektur upacara, tetapi juga akan dimeriahkan penampilan hiburan Tari Kolosal yang mengangkat tema perjuangan arek‑arek Suroboyo.

Tugu Pahlawan sendiri merupakan monumen ikonik yang tak terpisahkan dari sejarah Pertempuran Surabaya 10 November 1945, peristiwa yang menjadi asal‑usul penetapan Hari Pahlawan nasional . Saat itu, ribuan rakyat Surabaya bersatu menolak ultimatum pasukan Sekutu yang didukung unsur NICA‑Belanda, dengan semboyan “Lebih baik hancur daripada dijajah kembali” .

Perlawanan yang sengit selama berminggu‑minggu itu mengukuhkan tekad bangsa mempertahankan kemerdekaan yang baru diproklamasikan, sehingga tanggal 10 November kemudian ditetapkan sebagai Hari Pahlawan untuk mengenang pengorbanan ribuan jiwa yang gugur .

Pihak Humas Pemprov Jatim menjelaskan bahwa pembukaan undangan untuk masyarakat merupakan upaya untuk mendekatkan warga dengan nilai‑nilai sejarah, bukan hanya menyaksikan dari layar gawai. “Kami ingin masyarakat bisa merasakan langsung kekhidmatan momen refleksi keberanian, persatuan, pengorbanan, dan keteguhan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan,” demikian tertulis dalam rilis yang disebarkan ke media lokal.

Panitia juga mengingatkan bahwa kuota terbatas dan pendaftaran bersifat first‑come‑first‑served, tanpa jaminan tersisa jika sudah penuh. Masyarakat yang telah mendapatkan undangan diharapkan hadir dengan pakaian rapi, datang lebih awal, dan mengikuti semua petugas keamanan serta protokol yang berlaku di area monumen.

Hingga Minggu sore, panitia belum merilis angka berapa banyak peserta sesi kedua yang berhasil mendaftar. Pemprov Jatim juga mengimbau warga yang tidak berhasil mendapatkan undangan untuk tetap mengikuti siaran langsung upacara melalui kanal resmi pemerintah dan stasiun televisi, serta dapat berkunjung ke Tugu Pahlawan pada hari lain untuk melakukan ziarah mandiri. (@)