Jembatan Sentong Bondowoso Resmi Dibuka Kembali Setelah Delapan Bulan Tertutup

Jembatan Sentong yang menghubungkan Kabupaten Bondowoso dan Jember, Jawa Timur (foto/ist)

Beritaloka.com – Setelah ditutup selama delapan bulan akibat ambles yang terjadi pada 23 Februari 2026, Jembatan Sentong yang menghubungkan Kabupaten Bondowoso dan Jember, Jawa Timur, resmi dibuka kembali untuk arus lalu lintas pada Jumat, 6 November 2026, pukul 13.00 WIB . Pembukaan ini menyusul selesainya pembangunan ulang jembatan yang dinyatakan rampung 100 persen oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur.

Sehari sebelum pembukaan resmi, pada Kamis malam, 5 November 2026, kawasan Jembatan Sentong dipenuhi ribuan warga yang menghadiri acara arokat dan hadrah, dilanjutkan dengan kegiatan gotong royong pembersihan area jembatan pukul 19.00 WIB. Acara yang sarat nilai budaya dan kebersamaan ini menjadi bentuk rasa syukur masyarakat atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Banyak warga yang datang berjalan kaki maupun mengendarai kendaraan, membawa keluarga, dan berdoa bersama di lokasi jembatan yang baru saja rampung dibangun.

Jembatan Sentong yang merupakan jembatan peninggalan era kolonial Belanda berusia lebih dari satu abad, ambles pada 23 Februari 2026 setelah diguyur hujan deras selama lebih dari empat jam. Penutupan jembatan ini memaksa pengguna jalan mengambil jalur memutar melalui Kecamatan Grujugan dan Kembang, yang menambah waktu tempuh serta biaya logistik antara Bondowoso dan Jember. Selama masa penutupan, aktivitas ekonomi warga sekitar jembatan juga terdampak signifikan.

Pembangunan ulang jembatan dilakukan oleh Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Provinsi. Pekerjaan yang semula ditargetkan selesai awal November ini akhirnya berjalan sesuai rencana, dengan serah terima direncanakan pada 7 November 2026 .

Sesuai informasi resmi yang dirilis, pembukaan arus lalu lintas untuk kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) dilakukan pada pukul 13.00 WIB, Jumat (6/11/2026) di ruas Jalan Mastrip (Link 35.056.13K). Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Bondowoso telah melakukan pengecekan akhir pada Rabu (4/11/2026) guna memastikan kesiapan fasilitas pendukung keselamatan, termasuk penerangan jalan, marka jalan, dan perlengkapan pengaman jalan.

Kasat Lantas Polres Bondowoso, AKP Heri Nugroho, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas serta penempatan personel untuk mengatur arus kendaraan pasca-pembukaan. Ia juga mengimbau pengendara agar tidak berhenti di atas jembatan untuk mengambil foto atau merekam video, demi menjaga kelancaran dan keselamatan berlalu lintas.

Pembukaan kembali Jembatan Sentong disambut antusiasme tinggi oleh masyarakat Bondowoso dan Jember. Jembatan ini merupakan jalur strategis yang menghubungkan kedua kabupaten, sehingga keberadaannya sangat vital untuk memperlancar mobilitas warga serta mendukung roda perekonomian di kawasan tersebut .

“Alhamdulillah, akhirnya yang kami tunggu-tunggu terwujud. Tidak perlu lagi memutar jauh setiap hari,” ujar Munir salah satu warga setempat yang menyambut gembira pembukaan jembatan ini.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengimbau seluruh pengguna jalan untuk memanfaatkan dan menjaga infrastruktur ini dengan baik demi kenyamanan bersama. (Yun_anta)