Perangi Narkoba, Polresta Sidoarjo Gandeng BNN Masifkan Razia Malam di Tempat Hiburan

Beritaloka.com – Guna memutus rantai peredaran dan penyalahgunaan narkotika, Kepolisian Resor Kota Sidoarjo bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan operasi gabungan penertiban di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Operasi ini digelar pada Kamis malam (22/10 2026), dengan melibatkan puluhan personel gabungan yang disiagakan secara terpadu di berbagai titik lokasi.
Langkah tegas ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dini sekaligus penegakan hukum secara berkelanjutan di sektor yang dinilai rawan terhadap penyalahgunaan zat adiktif. Tidak hanya terbatas pada pemeriksaan fisik, petugas juga menerapkan prosedur pemeriksaan menyeluruh yang mencakup penggeledahan barang bawaan serta pemeriksaan kesehatan melalui tes urine bagi seluruh individu yang berada di lokasi hiburan.
Sesampainya di lokasi, tim operasi langsung membentuk pos pemeriksaan di pintu masuk maupun di area dalam tempat hiburan. Setiap pengunjung, pekerja hiburan termasuk para pemandu lagu, hingga pengelola tempat, diperiksa satu per satu secara ketat. Petugas melakukan penggeledahan tas, dompet, kendaraan, dan barang bawaan lainnya tanpa pandang bulu.
Komitmen serius dalam operasi ini terlihat dari kesiapan sarana pengecekan. Sebanyak lebih dari 50 unit alat tes urine disiapkan oleh tim BNN di setiap lokasi razia. Semua orang yang hadir diwajibkan mengikuti pemeriksaan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah ada di antara mereka yang positif menggunakan narkotika terlarang.
Kapolresta Sidoarjo, AKBP Bobby A. Condroputra, menegaskan bahwa operasi ini bukan sekadar simbolik, melainkan bagian dari strategi jangka panjang pengendalian narkoba di wilayah hukumnya. Dalam keterangannya, Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Dwi Gastimur Wanto, menjelaskan tujuan utama dilaksanakannya pemeriksaan menyeluruh ini.
“Maksud dan tujuannya untuk deteksi dini agar tidak terjebak godaan narkoba, baik itu pengunjung maupun pemandu lagu. Kami ingin masyarakat merasa aman, dan lingkungan hiburan kita bersih dari pengaruh zat terlarang.” Tegas Kompol Dwi Gastimur Wanto
Kompol Dwi juga menyampaikan bahwa pendekatan yang diambil tidak selalu berupa penindakan hukum berat. Edukasi, pengawasan rutin, dan deteksi dini dianggap sangat penting agar kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba semakin meningkat, terutama di kalangan generasi muda yang kerap berkunjung ke pusat hiburan malam.
Pada operasi yang berlangsung malam itu, petugas tidak menemukan adanya barang bukti narkotika di antara puluhan orang yang diperiksa. Namun, tim pemeriksa menemukan adanya penyimpangan berupa penyimpanan dan penyajian minuman keras (miras) dengan kadar alkohol tinggi di ruang-ruang layanan sejumlah tempat hiburan. Terkait temuan ini, petugas memberikan teguran tertulis maupun lisan kepada pengelola agar menyesuaikan operasional dengan peraturan yang berlaku di daerah tersebut.
Komitmen Razia Berkelanjutan
Pihak kepolisian bersama BNN menegaskan bahwa razia serupa tidak akan berhenti pada kegiatan kali ini saja. Operasi pengawasan di tempat hiburan malam di seluruh kawasan Sidoarjo akan dilakukan secara rutin dan berkala, dengan jadwal yang tidak diberitahukan sebelumnya kepada pihak pengelola. Hal ini dimaksudkan agar pengawasan tetap efektif dan tidak menimbulkan kebiasaan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Langkah ini juga sejalan dengan berbagai program sinergitas penegakan hukum yang terus diperkuat Polresta Sidoarjo bersama instansi terkait, mulai dari koordinasi dengan Kejaksaan Negeri, penguatan pengawasan perbatasan, hingga pendekatan kemasyarakatan dalam mencegah kejahatan transnasional dan penyalahgunaan narkoba di tingkat akar rumput.
Diharapkan dengan intensitas pengawasan yang semakin tinggi, masyarakat dapat merasa lebih aman, sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh pihak bahwa peredaran maupun penyalahgunaan narkoba tidak memiliki tempat di lingkungan masyarakat Kabupaten Sidoarjo. (@ang_rahmat)







