Kakanwil Kemenhaj Jatim Berikan Pembinaan ASN Se-Wilker Madiun, Bahas Optimalisasi Anggaran 2026 dan Penyusunan Program 2027

Beritaloka.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jawa Timur, Dr. Mahmudi, M.Ag., secara langsung memimpin kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi seluruh jajaran di lingkungan Wilayah Kerja (Wilker) Madiun. Kegiatan strategis ini digelar dalam rangka Rapat Koordinasi Optimalisasi Penyerapan Anggaran Tahun 2026 sekaligus penyusunan rencana kerja dan anggaran untuk Tahun 2027, yang diikuti penuh oleh seluruh pejabat dan staf di lingkungan Wilker Madiun .
Kehadiran Kakanwil Kemenhaj Jatim di kawasan Madiun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar satuan kerja, menyelaraskan arah kebijakan pelayanan, serta memastikan setiap program yang direncanakan dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai prinsip pengelolaan keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan efisien.
Dalam arahannya, Kakanwil menekankan bahwa optimalisasi penyerapan anggaran bukan sekadar kewajiban administrasi, melainkan wujud tanggung jawab nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya jemaah haji dan umrah. “Setiap rupiah anggaran negara harus kita pertanggungjawabkan dengan hasil yang terlihat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan ada anggaran yang menganggur, karena itu berarti kesempatan untuk melayani umat terabaikan,” tegas Mahmudi, Selasa (6/10/2026).
Pembahasan penyerapan anggaran Tahun 2026 mencakup evaluasi capaian program yang telah berjalan, identifikasi kendala di lapangan, serta langkah percepatan bagi kegiatan yang progresnya belum maksimal. Hasil evaluasi tersebut kemudian dijadikan fondasi utama dalam menyusun postur anggaran dan program kerja Tahun 2027 agar lebih realistis, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan.
Selain urusan keuangan, Kakanwil juga memberikan pembinaan menyeluruh terkait kedisiplinan, integritas, dan etika pelayanan publik. Seluruh ASN diingatkan untuk senantiasa menjaga sikap melayani, menghindari sikap berbelit-belit, serta menempatkan kepentingan jemaah di atas segalanya. “Integritas bukan sekadar ucapan, melainkan harus terlihat dalam setiap tindakan. Keteladanan pimpinan dan kedisiplinan seluruh pegawai adalah kunci kepercayaan masyarakat terhadap institusi ini,” ujarnya.
Kakanwil juga menyoroti peran strategis Wilker Madiun dalam mendukung target pelayanan haji Jawa Timur yang setiap tahunnya menampung lebih dari 42 ribu jemaah calon haji menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu embarkasi terbesar di Indonesia. Persiapan haji 1448 H/2027 M yang kini mulai dikerjakan memerlukan kesiapan administrasi, pembinaan jemaah, hingga keterpaduan kerja sama antarinstansi sejak dini .
Ditekankan pula bahwa penyusunan program anggaran 2027 harus sejalan dengan arah kebijakan pusat, termasuk efisiensi biaya perjalanan, penguatan pelayanan kesehatan jemaah (istithaah), serta kesiapan pemanfaatan Bandara Dhoho Kediri sebagai embarkasi alternatif yang akan mempermudah akses jemaah dari wilayah selatan dan timur Jawa Timur .
Kegiatan pembinaan ini diharapkan mampu membangkitkan semangat baru bagi seluruh jajaran di Wilker Madiun untuk lebih produktif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kakanwil mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan momen ini sebagai titik tolak peningkatan kinerja secara berkelanjutan, sehingga Kemenhaj Jawa Timur tidak hanya unggul dalam capaian administrasi, tetapi juga menjadi teladan dalam pelayanan yang beradab, cepat, dan terpercaya.
Rapat berlangsung penuh kekeluargaan dan dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenhaj se-Wilker Madiun, para pejabat struktural, serta seluruh ASN di lingkungan satuan kerja terkait. Rangkaian kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk menyelesaikan sisa program tahun 2026 secara optimal sekaligus menyusun rencana kerja tahun depan yang lebih kokoh dan bermanfaat luas. (khus_nul)







