
Beritaloka.com – Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas I Surabaya, Triantoro Adi Wibowo mendampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur Kusnali dalam audiensi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Selasa, (1/9/2026).
Pertemuan ini berfokus pada pembahasan sinergi strategis antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan jajaran Pemasyarakatan Korwil Surabaya dalam mengoptimalkan potensi serta peran pemasyarakatan di daerah.
Langkah nyata ini diambil dalam rangka meningkatkan kemandirian warga binaan agar mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas, yang terus diupayakan melalui penguatan kolaborasi antar instansi.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada upaya membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk hasil karya warga binaan, serta dukungan sarana prasarana melalui optimalisasi aset dan pemanfaatan lahan milik pemerintah daerah.
Kakanwil Ditjenpas Jawa Timur menekankan bahwa pelatihan kemandirian yang diterima warga binaan memerlukan dukungan pemasaran dari pemerintah daerah agar memiliki nilai ekonomi dan menjadi bekal hidup setelah bebas kelak.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Timur menyambut baik dan berkomitmen mendukung penguatan penyelenggaraan pemasyarakatan demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin optimal bagi seluruh lapisan masyarakat.
Keterlibatan Rutan Kelas I Surabaya dalam audiensi ini menjadi komitmen nyata untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, khususnya dalam bidang pembinaan kemandirian warga binaan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan seluruh program pembinaan dapat berjalan lebih terarah serta menghasilkan produk UMKM berkualitas yang dapat diterima oleh pasar luas. Peningkatan sinergi ini menjadi bagian penting dari transformasi pelayanananan pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat binaan secara menyeluruh. (@red)





