Inovasi Puskesmas Barengkrajan, Sidoarjo: I-CARE TB Jadi Andalan Layanan

Bahkan kondisi pelayanan tutup, para staf Puskesmas Barengkrajan masih aktif menerima layanan online bagi masyarakat

Beritaloka.com – Puskesmas Barengkrajan, Krian terus memperkuat layanan kesehatan berbasis pencegahan Contohnya, melalui I-CARE TB (Inovasi-Cepat, Aman, Ramah, Empati ) untuk penderita Tuberculosis. Program ini mengintegrasikan layanan promotif, preventif, kuratif hingga rehabilitatif, sejalan dengan kebijakan Integrasi Layanan Primer Kementerian Kesehatan.

Kepala Puskesmas Barengkrajan, dr. Astri Damayanti, melalui plt tata usaha, Khusnul khotimah mengatakan, I-CARE TB tidak hanya menyasar pengobatan, tetapi menekankan skrining dini pada penyakit TBC.

“Fokus kami pengendalian penyakit. Jadi bukan hanya mengobati, tapi mencegah. Skrining dilakukan terintegrasi, baik di puskesmas maupun turun pada kegiatan masyarakat,” ujar Khusnul khotimah

Para Staf Puskesmas Barengkrajan, (kiri) Khusnul khotimah dan (kanan) Dewi Astuti

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga telah berjalan, dengan tahapan pendaftaran hingga pemeriksaan laboratorium sesuai usia dan klaster layanan. Tim puskesmas bahkan aktif menyisir warga yang sulit dijangkau jam kerja.

“Kalau ada acara di luar jam dinas, kami tetap turunkan tim. Yang penting masyarakat bisa skrining minimal setahun sekali,” jelasnya.

Menurut staf perencanaan Puskesmas Barengkrajan, Dewi Astuti, warga Barengkrajan relatif kooperatif menerima program kesehatan. “Warga lokal santun dan mudah diajak kerja sama,” katanya.

Ke depan, ia berharap Puskesmas Barengkrajan menjadi pusat edukasi kesehatan. “Bukan hanya tempat orang sakit, tapi tempat orang sehat datang untuk deteksi dini,” tegas Dewi

“Puskesmas menjadi ujung tombak kita dalam pelayanan kesehatan langsung pada masyarakat. Sehingga kami komitmen selalu memperhatikan dan mendukung Puskesmas, baik itu berupa gagasan program maupun bentuk-bentuk dukungan lainnya,” pungkasnya. (Fatur)