
Beritaloka.com – Setelah unggahan viral atas keluhan warga terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses pengembalian barang bukti kecelakaan lalu lintas di Kota Surabaya. Menuai puluhan ribu sorotan dan lebih dari 5 ribu likes, pemilik akun mengaku dihubungi oleh pihak yang meminta agar postingan tersebut segera dihapus dari platform Threads.
Sebagai kompensasi, oknum tersebut berjanji akan mengembalikan uang transaksi serta mengantarkan unit sepeda motor langsung ke rumah pemilik.
Sementara, menanggapi kabar viral ini, Divisi Humas Polri memberikan respons langsung di kolom komentar. Pihak Kepolisian meminta pelapor menyerahkan bukti kronologi lengkap dan bukti transfer tanpa potongan untuk segera ditindaklanjuti.
“Kami tidak akan mentolerir jika ada pelanggaran yang dilakukan oleh Oknum Polisi, kami akan tindak lanjuti dengan Satker terkait,” tegas Divisi Humas Polri.
Penegasan ini senada dengan instruksi Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan. Dalam berbagai kesempatan, Luthfie selalu menekankan bahwa layanan pengembalian barang bukti kecelakaan lalu lintas tidak dipungut biaya alias gratis. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan oknum yang berani melakukan pemerasan atau pungli
Luthfie mengaku banyak sekali masyarakat yang bertanya padanya lewat akun Instagram pribadinya @luthfie.daily. Pertanyaan yang kerap muncul adalah pengambilan unit itu gratis atau berbayar.
“Saya berulang kali sampaikan bahwa ini pelayanan kepolisian dan ini tidak ada biaya apapun alias gratis. Barangkali yang penasaran, silakan ditanyakan langsung kepada masyarakat yang mengambil kendaraannya. Kecuali dengan tilang,” katanya.
Apabila ada masyarakat yang dipungut biaya dalam pengambilan unit, Luthfie mengimbau agar segera melaporkan hal itu melalui Instagram pribadinya, dengan melampirkan bukti kuat.
Ia berjanji akan mengembalikan uang itu 10 kali lipat, dan menindak tegas anggota yang melakukan pungutan liar (Pungli) tersebut.
“Silakan ditanyakan apakah pemilik kendaraan dimintai biaya atau tidak. Kalau iya, sampaikan, saya kembalikan 10 kali lipat. Yakin pelayanan ini gratis, saya berulang kali sampaikan, gratis,” tegasnya. (Fatur)





