20 Tahun Puasa Gelar, Bola Voli Putri Ditargetkan Boyong Emas di PON XX Papua

11
tim voli putri
Tim Voli Putri Jawa Timur. (Fajar/ Nusa Daily Group)

BERITALOKA.COM – SURABAYA – Tim bola voli putri Jawa Timur ditargetkan memboyong emas dalam gelaran PON XX Papua. Target tersebut disematkan karena sudah sekitar 20 tahun, tim bola volu putri Jatim belum sekalipun membawa pulang emas dari ajang olahraga nasional.

Dikonfirmasi BeritaLoka.com, Pelatih Kepala Bola Voli Putri Jatim, Taufiq Hidayat mengatakan, target medali emas ini sekaligus untuk mengakhiri puasa medali emas dari cabang olahraga bola voli yang sudah 20 tahun atau sejak PON tahun 2000 sampai PON Jawa Barat.

Maka seperti yang sudah ditargetkan KONI Jatim dan Pengprov. PBVSI Jatim, dalam PON XX Papua ini akan menjadi laga ajang pembuktian untuk merealisasikan target medali emas tersebut.

Baca Juga: Tim Bola Voli Sulut Tak Ingin Lewatkan Momen PON Papua

Lebih lanjut, Taufiq juga mengatakan bahwa telah menyiapkan tim yang tangguh, pihaknya juga telah menggembleng para Srikandi bola voli ini selama satu tahun lebih dipusatkan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Meskipun dalam masa pandemi Covid 19 namun latihan tetap dilaksanakan tentu dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan tidak ada toleransi untuk tidak menerapkan protokol kesehatan dalam seluruh latihan dari para pemain, pelatih dan ofisial tim.

Seperti diketauhi sebelumnya jika, pemain yang akan dibawa ke Papua ini berjumlah 12 orang merupakan atlet terbaik untuk bisa membawa pulang medali emas bagi kontingen Jawa Timur, pihaknya juga makin termotivasi dengan kepercayaan dan dukungan dari Ketua KONI Jatim untuk mempersiapkan tim yang tangguh dan solid.

Pihaknya menganggap tim bola voli putri Jawa Barat menjadi lawan yang berat sehingga para pemain dipoles untuk menghadapinya maung betina bola voli Jabar ini, namun dengan latihan yang serius para pemain dari Jatim optimis bisa mengatasi semua lawan.

Taufiq mengatakan bahwa untuk memberikan porsi ujicoba di masa pandemi Covid 19 ini memang tidak mudah, maka laga uji coba dilakukan dengan mendatangkan tim-tim bola voli ke Unesa untuk bertanding dengan anak latihnya, termasuk terbaru dengan melawan tim yang diperkuat oleh mantan pemain nasional.

“Bagi para pemain dalam masa latihan dan karantina di Unesa ini bisa meningkatkan performa dan hasil pemeriksaan tes swab juga negatif harapannya sehingga bisa memaksimalkan persiapan sebelum berangkat dan bertanding” ungkap Taufiq, disela-sela latihan Tim Bola Voli Putri besutannya.(jar/ark)

+ posts