Wakil Ketua DPRD Surabaya Dorong PTM Dilaksanakan di Semua Kelas di SD dan SMP

1
SURABAYA
Arsip Foto - Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di satu SMP di Kota Surabaya, Jawa Timur. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

BERITALOKA.COM – SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti mendorong pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di semua kelas di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

BACA JUGA : Upaya Kurangi Volume Sampah, Pemkot Palembang Dorong Tiap kelurahan Miliki TPS 3R

“Saya mendorong PTM tidak hanya berlaku buat siswa SMP maupun siswa kelas 6 SD saja, melainkan kelas-kelas lainnya diberi kesempatan untuk masuk juga,” kata Reni di Surabaya, Senin(29/11).

“Untuk orang tua yang punya pilihan-pilihan tidak masalah yang masih berkenan untuk di rumah tidak apa-apa, tapi untuk SD buka jangan hanya kelas 6 saja, karena kondisinya pun kita lihat sekarang di sini juga ramai,” katanya.

Ia mengemukakan bahwa kegiatan belajar mengajar bisa di lakukan di semua kelas dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

“Misalkan ada yang terpapar, itu nanti mitigasinya di siapkan secara cepat. Tetapi bukan berarti kemudian kita lama tidak membuka PTM di sekolah,” katanya.

“Saya sangat berharap untuk segera PTM di buka kembali dan di perlakukan untuk semua kelas,” katanya.

Dia juga berharap peserta PTM bisa di tambah dari 25 persen menjadi 50 persen dari jumlah total siswa dan selanjutnya di naikkan secara bertahap sampai mencapai 100 persen siswa.

“Semoga tidak ada gelombang baru atau gelombang ketiga di bulan Desember atau mungkin di tahun depan,” katanya.

BACA JUGA : Pemerintah Minta Perguruan Tinggi di PPKM level 1-3 PTM Terbatas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa pemerintah kota berusaha memastikan sekolah melakukan asesmen, mendapat persetujuan dari orang tua atau wali murid, serta melakukan simulasi sebelum melaksanakan PTM.(int6)

+ posts