UMKM Kota Malang Terima Bantuan Alat Dagang dari Kemendag RI

5
Perwakilan UMKM Kota Malang menerima bantuan peralatan dagang dari Kemendag RI di Aula BTC Guest House, Minggu, 21 November 2021.
Perwakilan UMKM Kota Malang menerima bantuan peralatan dagang dari Kemendag RI di Aula BTC Guest House, Minggu, 21 November 2021.

BERITALOKA.COM – MALANG – Kementerian Perdagangan Repubik Indonesia (Kemendag RI), membagikan bantuan peralatan dagang untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) Kota Malang, Kabupaten Sumenep, Lumajang dan Banyuwangi, Minggu, 21 November 2021.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Aula BTC Guest House, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Baca Juga: Sebanyak 100 UMKM di Aceh Barat Dilatih Pengelolaan Kurangan Digital

Kepala Seksi, Perdagangan dan Industri, Rudi, mewakili Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, secara simbolis menyerahkan mesin penggoreng kripik dan alat pres kemasan kepada Budi Sugiarto, salah satu perwakilan UMKM dari kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Kepada para pelaku UMKM, Kadis Perdagangan berpesan bahwa, bantuan ini berupa hibah dari Pemerintah.

Baca Juga: Wapres Dorong Pelaku UMKM Sulut Tingkatkan Kerja Sama

“Jadi bantuan ini tidak boleh dipindah tangankan ya”, katanya mewanti-wanti.

Karena bantuan ini dimaksudkan agar para pelaku UMKM Kota Malang berdaya.

“Tolong kawan-kawan UMKM yang mendapat bantuan ini rajin mengikuti pelatihan-pelatihan yang diberikan oleh klinik UMKM yang ada di kantor dinas. Disitu panjenengan semua akan dilatih bagaimana cara produksi dan pemasaran,” Rudi menekankan.

Baca Juga: Pemrov DKI Apresiasi Kehadiran Kampus UMKM di Jakarta

Satu hal yang sangat menguntungkan bagi pelaku UMKM, yang juga sangat penting, kata Rudi, adalah bantuan mengurus hak paten dan perijinan agar supaya mudah mendapatkan bantuan dari pemerintah maupun perbank-kan.

“Sekarang ini pihak bank hanya mau membantu UMKM yang memiliki perijinan lengkap. Gunanya panjenengan mengikuti pelatihan dan berdiskusi di klinik UMKM, agar panjenengan dibantu saat menemui kesulitan produksi maupun pemasran”, imbuhnya.

Baca Juga: Demy Yoker, Pedangdut Osing, Konsisten Nyanyi dengan Bahasa Daerahnya

Sementara para UMKM yang penerima peralatan dagang tersebut, mengaku merasa terbantu dengan mesin-mesin ini.

“Ini sangat membantu kami, selama ini kami berjualan belut goreng, tapi renyahnya tidak bisa bertahan lama, karena menggunakan penggorengan luar. Bantuan dari Kemendag ini menggunakan penggorengan dalam. Jadi minyaknya tidak nempel”, kata Budi, yang akrab disapa Budi Belut (Bubel) karena profesinya sebagai penjual belut goreng.(ark)

+ posts