Regional

Selasa, 4 Mei 2021 - 16:14 WIB

2 hari yang lalu

logo

Tiga Maskapai di Bandara Banyuwangi Tak Beroperasi saat Masa Larangan Mudik 

Tiga Maskapai di Bandara Banyuwangi Tak Beroperasi saat Masa Larangan Mudik 

Tiga Maskapai di Bandara Banyuwangi Tak Beroperasi saat Masa Larangan Mudik 

BERITALOKA.COM – BANYUWANGI – Tiga maskapai penerbangan di Bandara Banyuwangi rencananya akan berhenti beroperasi saat masa larangan mudik lebaran yang akan mulai diberlakukan pada tanggal 6 sampai 17 Mei 2021 mendatang. 

Executive General Manager PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Banyuwangi Cin Asmoro mengatakan, pihaknya sudah menggelar rapat internal bersama sejumlah maskapai untuk membahas kebijakan pemerintah terkait larangan mudik lebaran tahun 2021. 

“Kita sudah rapat internal kaitannya dengan validasi penyesuaian terkait Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 No 13 Tahun 2021 tentang peniadaan mudik pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,” kata Cin Asmoro saat dihubungi, Selasa 4 Mei 2021.

Hasilnya tiga maskapai menyatakan tidak akan beroperasi selama masa larangan mudik lebaran yang akan diberlakukan mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. Ketiga maskapai tersebut yakni, maskapai Wings Air, Garuda Indonesia, dan Citilink.

“Di Bandara Banyuwangi ada tiga maskapai yang beroperasi. Yakni, Wings Air, Garuda dan Citilink. Hampir semua rencananya tidak beroperasi. Off semua di tanggal tersebut,” kata Cin Asmoro.

Kendati demikian, semisal ada maskapai yang tetap beroperasi saat masa larangan mudik lebaran, pihaknya akan melakukan monitoring dan pengawalan secara ketat. Karena memang ada pihak-pihak yang masih diperbolehkan melakukan perjalanan dengan persyaratan tertentu.

Seperti orang yang bekerja atau melakukan perjalanan Dinas dengan disertai surat tugas yang ditandatangani pimpinan. Kemudian, kunjungan keluarga sakit,kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil (dengan 1 orang pendamping), orang dengan kepentingan melahirkan (maksimal 2 orang pendamping) dan pelayanan kesehatan darurat. 

“Untuk tanggal 6 sampai 17 kami akan terus mengawal monitoring pembatasan angkutan udara sesuai dengan regulasi yang pemerintah keluarkan. Bagi penumpang yang dikecualikan, masuk keluarnya harus ada persyaratan sesuai dengan ketentuan. Itu harus disampaikan saat pembelian tiket pada hari itu,” tegasnya.

“Dan nanti persyaratan itu akan dikorelasikan dengan persyaratan suatu daerah (yang dituju)itu sendiri. Misal perjalanan dari Bandara Banyuwangi ke Soekarno-Hatta. Sampai di sana akan divalidasi lagi persyaratan tersebut,” tambahnya. (ozi)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya