Regional

Rabu, 5 Mei 2021 - 04:13 WIB

1 hari yang lalu

logo

Peringati Hari Pendidikan Nasional, Pemkot Beri Tali Asih Penjaga Sekolah dan Pensiunan Guru

BERITALOKA.COM – MOJOKERTO – Pandemi Covid-19 membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto tak memiliki banyak pilihan dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 1 Mei 2021 lalu.

Hanya saja, instansi tersebut tak lantas berdiam diri. Pihaknya pun berusaha memberikan bantuan kepada puluhan tenaga kependidikan di lingkungan Kota Mojokerto.

“Hari Pendidikannyakan tiga hari lalu, kita tidak bisa memperingati seperti tahunbsebelumnya. Apalagi dunia pendidikan termasuk yang paling terdampak Covid-19,” ungkap Wali Kota Ika Puspitasari, setelah memberikan bantuan tersebut di Rumah Rakyat Hayam Wuruk, Selasa, 4 Mei 2021.

Ning Ita menyebut, tenaga kependidikan yang mendapat bantuan tersebut di antaranya pensiunan guru, penjaga sekolah, serta pengurus pramuka. Totalnya ada 143 orang yang mendapatkan sembako.

Perempuan yang akrab disapa Ning Ita tersebut merinci, 57 orang guru pensiunan, 71 orang penjaga sekolah, serta 15 orang pengurus pramuka. “Mereka ini juga memiliki peran penting dalam hal kemajuan dunia pendidikan di Kota Mojokerto,” sebutnya.

Tak hanya itu, ia berujar mereka yang berada dilingkungan sekolah sangat layak diberikan apresiasi, terlebih di Hari Pendidikan ini. Sebab, semuanya berada dalam satu kesatuan mendukung kemajuan dunia pendidikan di tengah pandemi Covid-19.

“Meski tak seberapa bantuannya. Apapun posisi mereka saat ini, silaturahmi harus terjaga,” paparnya.

Penjaga Sekolah Sangat Berperan

Selain itu, penjaga sekolah yang notabene jarang terekspos publik, sangat berperan memberikan kenyamanan belajar di sekolah. Sedangkan pengurus pramuka, Ning Ita mengatakan, sangat memberikan kontribusi kaitannya akan kreativitas siswa.

Selama ini dominan pendidikan hanya berkutat di prestasi, padahal untuk menumbuhkan kemajuan, butuh dukungan kreativitas. “Tak hanya memajukan prestasi akademik saja, kita juga punya peran mengedepankan sisi kreatif juga. Salah satunya melalui pramuka,” imbuhnya.

Pemberian bantuan pada momen Hari Pendidikan Nasional itu merupakan kali pertama. Namun, sedianya akan dijadikan agenda tahunan. Yakni, dengan sasaran penerima yang sama. “Insya Allah ke depannya akan seperti itu,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto Amin Wachid mengiyakan, tali asih terhadap keluarga besar di lingkungan pendidikan akan menjadi agenda tahunan ke depannya. Utamanya tenaga pendidik, penjaga sekolah, dan pengurus pramuka.

“Tali asih ini pertama kalinya dilakukan terhadap mereka-mereka yang jarang mendapatkan sentuhan-sentuhan. Terlebih pendidikan di Kota Mojokerto menjadi braind Smart wilayah lainnya. Tentu kita akan berikan apresiasi setinggi-tingginya bagi mereka,” pungkasnya.(din/aka)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya