Regional

Kamis, 29 April 2021 - 12:18 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Pemkot Surabaya Menggiatkan Sosialisasi Larangan Mudik Lebaran

BERITALOKA.COM – SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya di Provinsi Jawa Timur menggiatkan sosialisasi mengenai pemberlakuan larangan mudik Lebaran kepada warganya.

“Pemkot bersama Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Surabaya bakal memasifkan sosialisasi larangan mudik kepada masyarakat,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Kamis.

BACA JUGA: PD Pasar Siap Tampung PKL Liar di Pasar Tambahrejo Surabaya – Nusadaily.com

Wali Kota meminta perantau asal Surabaya yang berencana mudik mengurungkan niat atau menunda pulang kampung, demikian pula dengan warga luar daerah yang merantau di Surabaya.

“Sehingga (mudik) tidak berbarengan. Kalau berbarengan kan menimbulkan kerumunan massa yang akhirnya lupa menjaga protokol kesehatan,” katanya.

Wali Kota mengatakan bahwa pemerintah kota akan melakukan sosialisasi larangan mudik melalui satuan tugas yang ada di kelurahan dan kecamatan.

BACA JUGA: Sebanyak 2.171 Pengaduan Warga Surabaya di Aplikasi WargaKU Ditindaklanjuti – Noktahmerah.com

Pada camat dan lurah di 31 kecamatan di Surabaya, ia melanjutkan, juga akan turun langsung untuk menyampaikan informasi mengenai pemberlakuan larangan mudik kepada masyarakat.

“Ini akan kita lakukan secara berlapis,” kata Wali Kota.

Ia menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo dalam rapat koordinasi pada Rabu (28/4) malam meminta kepala daerah terus melakukan sosialisasi untuk mencegah warga mudik guna mencegah terjadinya peningkatan penularan COVID-19.

Menurut dia, Presiden menekankan pentingnya upaya mencegah terjadinya lonjakan kasus penularan COVID-19 akibat turunnya disiplin penerapan protokol kesehatan setelah penularan virus mereda sebagaimana yang terjadi di India.

BACA JUGA: Kolaborasi, Quest Hotel Darmo Surabaya dan Fave Hotel Malang Datangi Kantor Nusadaily.com – Imperiumdaily.com

Ia berharap masyarakat Surabaya menyadari pentingnya meminimalkan mobilitas dan mencegah kerumunan yang bisa meningkatkan risiko penularan COVID-19 pada masa libur panjang dalam upaya pengendalian COVID-19.

“Insya Allah dengan kebersamaan, dengan keyakinan kita, dengan kesadaran kita, kita bisa mengurangi (COVID-19). Untuk mudik agar masyarakat menunda, tidak bersamaan di hari yang sama,” katanya.(eky)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

Baca Lainnya