Regional

Minggu, 26 April 2020 - 20:46 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Mabes Polri Cek Kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2020 di Banyuwangi

BERITALOKA.COM – BANYUWANGI – Direktur Regident Korlantas Mabes Polri Brigjend Yusuf, mengunjungi Kabupaten Banyuwangi untuk mengecek kesiapan personel dan posko operasi Ketupat Semeru Tahun 2020. 

Didampingi oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin dan Bupati Abdullah Azwar Anas, Brigjen Yusuf melihat langsung pos perbatasan di Pelabuhan ASDP Ketapang, Minggu 26 April 2020.

“Kita lakukan pengecekan kesiapan personel dan posko di Banyuwangi. Kita lihat kondisinya aman dan lancar. Seluruh personel dan posko sudah siap,” ujar Brigjen Yusuf kepada Nusadaily.com

Operasi Ketupat Semeru 2020 digelar selama 37 hari, sejak Jumat kemarin. Pengamanan Operasi Ketupat Semeru tahun ini sengaja dilakukan lebih awal, untuk antisipasi pemudik yang pulang ke kampung halaman. 

Ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19. Selain cek kesiapan di Pelabuhan ASDP Ketapang, pihaknya juga melakukan pengecekan di pos perbatasan di RTH Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo. 

“Kita harap anggota selalu jaga kesehatan dengan standart kesehatan untuk bisa  maksimal dalam pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan terus dilakukan untuk disampaikan kepada masyarakat agar ikuti anjuran pemrintah untuk memutus penyebaran Corona,” pungkas pria mantan Kapolres Banyuwangi ini. 

239 Personel Polri Diterjunkan

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin mengatakan, pihaknya telah menerjunkan 239 personel Polri yang tersebar di beberapa titik posko perbatasan Banyuwangi. Diantaranya di Kecamatan Wongsorejo, Kecamatan Kalibaru, Kecamatan Licin dan Pelabuhan ASDP Ketapang. 

“Pengamanan secara humanis kita lakukan untuk memberikan rasa aman. Kita juga lakukan imbauan kepada masyarakat agar tidak mudik,” ujarnya.

Aparat kepolisian akan melakukan kegiatan pengadangan pemudik yang akan datang ke Banyuwangi. Jika tetap nekat, polisi bekerja sama dengan Pemkab Banyuwangi untuk melakukan karantina mandiri atau di rumah isolasi yang tersedia di desa-desa. 

“Protap COVID-19 kita lakukan diperbatasan. Seperti pemeriksaan menggunakan thermo gun dan penyemprotan disinfektan,” pungkasnya. 

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik atensi dari Mabes Polri atas pengecekan personel dan posko diperbatasan di Banyuwangi. Kegiatan pengetatan pemudik yang datang di Banyuwangi merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggungjawab TNI dan Polri. 

“Kita tidak bisa apa-apa jika tak ada bantuan dari TNI dan Polri. Kami harap adanya operasi Ketupat Semeru ini bisa meminimalisir pemudik yang datang ke Banyuwangi,” ujarnya. (ozi)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

Baca Lainnya