Kunjungi Ecoton, PKK Siap Kolabolasi Wujudkan Gresik Zerowaste

10
Ecoton Gresik
Rombongan PKK Gresik di dalam ruangan pameran instalasi dari ratusan botol plastik di Ecoton, Rabu (15/9/2021)./Foto: Tofan

BERITALOKA.COM – GRESIK – Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini berkesempatan mengunjungi Kantor Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton) disela-sela kunjungan kerjanya di Kecamatan Wringinanom, Rabu (15/9/2021).

Pada kesempatan itu istri Bupati Gresik ini melihat pameran instalasi bertema Fish Versus Plastic di halaman kantor Ecoton.

Perempuan yang akrab disapa Ning Nurul ini mengaku pameran instalasi berupa piramida sampah dari botol plastik di depan Kantor Ecoton itu membuat dirinya takjub dan sekaligus bisa menjadi sarana edukasi kepada semua pihak (masyarakat).

Baca Juga: Dinas PUTR Gresik Siapkan Perencanaan DED Longsor Bukit Putri Cempo

“Pameran ini membuat saya ‘amazing’. Ini bisa menjadi sarana edukasi kepada semua pihak untuk mulai mengelola sampahnya, memilah dan mengurangi sampah agar bisa mewujudkan zero waste,” ungkap Ning Nurul.

Lebih lanjut pihaknya siap berkolaborasi untuk mendorong program zerowaste yang diadakan Ecoton. Sebab ini sangat edukatif, sejalan dengan program PKK Gresik.

“Kami di PKK Gresik sejalan dengan gagasan ecoton dalam upaya pengurangan timbulan sampah melalui 3R (reduce, reuse dan recycle) kita harus mau mengurangi sampah yang kita hasilkan,” ungkap Ning Nurul.

Sebagai Percontohan Wilayah Lain

Sementara itu, Tonis Afrianto direktur teknis Zero Waste Ecoton ini menjelaskan inisiasi dari gerakan Ecoton tersebut bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Gresik dalam menjaga lingkungan hidup. Apalagi semua ini dimotori anak muda.

“Kami mendorong gaya hidup zerowaste melalui upaya memilah sampah dan mengurangi plastik sekali pakai dan diperlukan dukungan pemerintah dan anak muda,” ungkapnya.

Baca Juga: Lima Orang Tewas Akibat Ledakan Pabrik di Gresik

Ditempat yang sama, Firly Mas’ulatul Janah koordinator pameran instalasi botol plastik Fish Versus Plastic yang digelar ecoton ini mengatakan bahwa, Ecoton sedang mengampanyekan gaya hidup zero waste atau meminimalkan sampah kepada anak muda dan perempuan di wilayah Gresik Selatan dengan menggelar pameran bahaya penggunaan plastik sekali pakai.

“Saat ini kami sedang menggelar pameran bahaya plastik sekali pakai dengan membuat instalasi lorong yang terbuat dari 3544 botol plastik yang setara dengan sampah botol plastik yang dihasilkan oleh masyarakat selama 3 tahun,” ungkap remaja asal Wringinanom itu.

Selain pameran instalasi ratusan botol plastik, ada juga pameran instalasi dari kemasan sachet dalam jala ikan dan pameran instalasi lainnya dari bahan tas kresek palstik. (fan/ful/ark)

+ posts