Regional

Selasa, 4 Mei 2021 - 16:17 WIB

2 hari yang lalu

logo

ZS (25), warga Kelurahan Lateng Kecamatan Banyuwangi Kota diamankan polisi.

ZS (25), warga Kelurahan Lateng Kecamatan Banyuwangi Kota diamankan polisi.

Investasi Bodong Terbongkar, Wanita Muda di Banyuwangi Lebaran di Tahanan

BERITALOKA.COM – BANYUWANGI – Praktik investasi bodong beromzet miliaran rupiah berhasil dibongkar aparat kepolisian. Dalam kasus ini seorang wanita muda berinisial ZS (25), warga Kelurahan Lateng Kecamatan Banyuwangi Kota ditetapkan sebagai tersangka. Ia pun harus mendekam dan merayakan lebaran dibalik jeruji tahanan.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, ZS sudah melancarkan aksi tipu-tipu ini sejak bulan November Tahun 2020. Kasus ini terbongkar setelah ZS dilaporkan oleh 35 orang tetangganya yang menjadi korban investasi bodong.

“Ini bermula dari laporan dari para korban yang mayoritas masih tetangga tersangka,” katat Kapolresta saat pers rilis di Mapolresta Banyuwangi, Selasa 4 Mei 2021.

Baca Juga: Wagub Emil Ingatkan Kemudahan Perizinan Investasi dan Usaha

Keterangan Korban

Berdasarkan keterangan pelapor, tersangka menjanjikan kepada para korbannya keuntungan hingga 50 persen dari modal yang mereka tanamkan. Awal investasi, para korban mengakui jika mendapatkan keuntungan sesuai dengan yang dijanjikan tersangka. 

“Jadi tersangka menawarkan investasi dengan kuntungan sampai 50 persen. Misal ia nanam modal 100 ribu, dalam lima hari atau seminggu bisa dapat 150 ribu,” kata Kapolresta.

Baca Juga: Sandiaga Uno-BPKS Mendorong Investasi Pariwisata Pulau Weh

Namun saat nominal investasi ditingkatkan, keuntungan yang dijanjikan tersangka tak juga dirasakan para korbannya. Tersangka selalu berkelit saat ditanyai investasi yang sudah ditanamkan korban.

“Total kerugian yang dialami oleh 35 korban investasi bodong ini mencapai Rp 1 Miliar,” kata Arman. 

Baca Juga: Konsultan Properti: Penerapan UU Cipta Kerja Dorong Investasi

Berdasarkan laporan inilah, polisi langsung melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para saksi, hingga akhirnya ZS ditetapkan sebagai tersangka.

“ZS resmi kita sebagai tersangka atas kasus investasi bodong ini. Kita lakukan penahanan terhadap tersangka,” kata Arman.

Baca Juga: Masinton Pasaribu Sambut Baik Pemerintah Bentuk Kementerian Investasi

Uang Investasi untuk Foya-foya

Rupanya, uang yang diinvestasikan para korban digunakan tersangka untuk bergaya hidup mewah dan berfoya-fota. Hal itu terlihat dari sejumlah barang bukti yang disita oleh polisi. Nampak sejumlah perabotan mewah yang dibeli tersangka dari uang investasi korbannya. 

“Barang bukti yang kita amankan, ada uang tunai senilai Rp 45 juta. Juga ada barang bukti berupa kursi, meja, AC, handphone mewah dan barang-barang lainnya yang dibeli tersangka dari uang investasi bodong. Tersangka kita jerat dengan pasal 378 sub 372 tentang penipuan dan atau penggelapan, dengan ancaman 4 tahun penjara,” sebut Arman.

Polresta Banyuwangi juga membuka posko pengaduan investasi bodong atau investasi abal-abal, karena tidak menutup kemungkinan masih banyak masyarakat yang menjadi korban tersangka. 

“Kita juga lakukan pendamalan kasus, karena tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya yang terlibat investasi bodong ini,” tutup Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin. (ozi)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya