Regional

Kamis, 6 Mei 2021 - 13:08 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Penyekatan kendaraan di Exit Tol Madyopuro, Kamis (6/5/2021).(istimewa)

Penyekatan kendaraan di Exit Tol Madyopuro, Kamis (6/5/2021).(istimewa)

Hari Pertama Larangan Mudik, 16 Kendaraan di Exit Tol Madyopuro Putar Balik

BERITALOKA.COM – MALANG – Memasuki hari pertama masa larangan mudik lebaran 2021, seluruh jajaran, baik dari kepolisian, TNI dan pemerintah daerah mulai memperketat penyekatan. Tak terkecuali di Kota Malang.

Sesuai dengan perencanaan, penyekatan mudik lebaran dilakukan di Exit Tol Madyopuro. Berdasarkan pantauan NusaDaily.com di lapangan, penyekatan tersebut dimulai Kamis (6/5/2021) pukul 00.00.

BACA JUGA: Mudik Dilarang, Polres Batu Siapkan 4 Pos Penyekatan

Seluruh petugas yang berjaga, yakni Satlantas Polresta Malang Kota, Kodim 0833 Kota Malang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang dibantu dengan jajaran samping lainnya mulai melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang akan masuk.

Hingga pukul 12.00 siang, sudah ada sebanyak 16 kendaraan yang diminta putar balik. Sebab, pengendara tersebut tidak bisa menunjukkan surat keterangan kerja, perjalanan dinas dan surat keterangan hasil rapid test. Sejumlah kendaraan yang diminta putar balik tersebut rata-rata berasal dari Surabaya.

Kapospam Exit Tol Madyopuro, AKP Suwarno, mengungkapkan, fokus penyekatan tersrbut menyasar kendaraan plat luar kota, di luar wilayah aglomerasi atau rayon II. Begitu melintasi pintu tol, kendaraan luar kota langsung dicegat dan dimintai surat keterangan.

‘Jika ada kendaraan disinyalir melakukan perjalanan mudik lalu tidak bisa menunjukkan surat tugas maka kami imbau putar balik,’ tegas pria yang sehari-hari menjabat sebagai Kanit Turjawali Satlantas Polresta Malang Kota ini.

Dia menjelaskan, kendaraan plat luar kota yang diimbau putar balik tersebut memang terbukti tidak memiliki tujuan dan kepentingan mendesak. Mereka juga tidak memiliki surat keterangan kerja hingga surat hasil rapid test.

‘Identitas mereka juga dari luar kota. Maka sesuai aturan yang ada dengan hormat kami imbau putar balik. Namun, jika ada dari luar kota namun masih dari wilayah rayon yang sama hanya kami cek dan kami persilahkan melintas masuk,’ tandas dia.

Dijaga 24 Jam

Suwarno mengungkapkan, pengecekan kendaraan tersebut akan dilakukan selama 24 jam penuh.

“Nanti akan kami bagi shift, mulai dari pagi sampai malam dan malam sampai pagi lagi,” papar dia.

Sejauh ini, lanjut Suwarno, pihaknya masih belum menemukan truk maupun travel gelap.

BACA JUGA: Wali Kota Malang Minta Petugas Awasi Pemudik Berkedok Wisatawan

“Masih belum ada. Kami tetap waspada kendaraan pribadi yang tetap bandel (melakukan mudik) dari luar daerah. Namun, kalai dari wilayah Malang Raya, Pasuruan dan Probolinggo, kami beri kesempatan jalan,” kata dia.

Suwarno menambahkan, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang juga sudah menyiapkan alat rapid test dinpos penyekatan tersebut.

“Sudah disiapkan. Namun, sejauh ini, masyarakat yang melintas sudah patuh aturan dan tidak ada yang terindikasi terpapar covid-19,” pungkas dia.(nda/lna)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya