Ini Penyebab Kapolres Nunukan Hadiahi Anak Buah Bogem Mentah

8
RiauAktual.com Hajar Anak Buah sampai Tersungkur, Kapolres Nunukan Langsung Bernasib Tragis

BERITALOKA.COM – JAKARTA – Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar diduga lakukan penganiayaan lantaran kesal terhadap kinerja anak buahnya.

Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Pol Budi Rachmat mengatakan dugaan sementara Kapolres Nunukan memukuli anggotanya karena kesal tidak menjalankan tugas dengan baik.

“Saudara SL bertugas di TIK Polres Nunukan tidak melaksanakan tugas dengan baik,” jelasnya kepada wartawan, Senin (25/10).

BACA JUGA: Pemkab Nunukan Siapkan 350 Hektar Untuk Kawasan Mangrove



Budi mengatakan, peristiwa bermula ketika Kapolres tengah mengikuti acara puncak Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) melalui video conference dengan Mabes Polri dan Polda Kaltara.

Akan tetapi, di tengah-tengah acara dikabarkan terdapat gangguan teknis yang membuat Kapolres memanggil korban. Hanya saja yang bersangkutan tidak kunjung memberikan jawaban atau menemui Kapolres.

BACA JUGA: Pekerja Migran Meninggal Dunia Saat Karantina di Nunukan



Hal tersebut yang kemudian diduga mengakibatkan Kapolres kesal dan tak terima terhadap Brigadir SL yang berujung pada tindakan penganiayaan.

“Saat gangguan jaringan zoom meeting (Brigadir SL) tidak ada. Ditelepon tidak diangkat. Jadi Kapolres kesal,” ujarnya.

Sebelumnya, AKBP Syaiful Anwar diduga menganiaya anak buahnya dan terekam dalam sebuah rekaman CCTV di Polres Nunukan. Video pemukulan itu berdurasi sekitar 43 detik dan terlihat diambil pada Kamis, 21 Oktober lalu.

Dalam video yang diterima CNNIndonesia.com, terlihat bintara yang menjadi korban itu sedang menggeser meja yang berada di tengah ruangan yang diduga terkait kegiatan bakti sosial angkatan.

BACA JUGA: DPRD Nunukan Dorong Pemda Maksimalkan Pengelolaan Pariwisata



Selang beberapa waktu kemudian, ada seorang perwira polisi yang menendang bagian perut korban beberapa kali hingga tersungkur.

Bintara itu kemudian terlihat seperti menahan kesakitan di bagian perutnya hingga terjatuh. Kemudian, Kapolres itu kembali menendang korban sekali lagi.

BACA JUGA: Penyelundupan Sabu 3,5 kg dari Malaysia Berhasil Digagalkan Polres Nunukan



Aksi pemukulan itu menarik perhatian sejumlah anggota polisi yang ada di ruangan tersebut. Hingga akhirnya seorang wanita yang mengenakan pakaian serba pink menenangkan Kapolres.(han)

+ posts