Nusantara

Senin, 19 April 2021 - 10:15 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Gubernur Nusa Tenggara Barat, H Zulkieflimansyah. (ist)

Gubernur Nusa Tenggara Barat, H Zulkieflimansyah. (ist)

Gubernur NTB Tak Larang Warga Mudik: Kalau Kita Atur-Atur Nanti Banyak Masalah

BERITALOKA.COM – MATARAM – Gubernur Nusa Tenggara Barat, H Zulkieflimansyah menegaskan tidak melarang jika ada masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

“Ndak dilarang. Yang penting jalankan puasa di bulan Ramadhan,” ujarnya kepada Antara, Minggu (18/4).

BACA JUGA: Soal Larangan Mudik, Pakar Sebut Kebijakan yang Tepat

Menurutnya, pihaknya tidak bisa melarang ataupun memberi batasan bagi masyarakat yang ingin pulang ke Pulau Sumbawa atau Pulau Lombok. Karena hal tersebut merupakan hal biasa yang dilakukan setiap menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri.

“Mereka pulang itu karena rindu sekali. Kalau kita atur-atur nanti banyak masalah yang akan terjadi, biarkan ngalir begitu aja,” katanya.

Sebelumnya, pemerintah sudah memutuskan melarang mudik Lebaran 2021. Larangan mudik Lebaran ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021. Larangan tersebut diberlakukan untuk moda transportasi darat, laut dan udara.

Pemerintah juga telah menetapkan aturan terkait larangan pengoperasian seluruh moda transportasi darat, laut, udara, dan kereta api pada 6-17 Mei 2021. Bahkan, Kementerian Perhubungan akan menerbitkan surat edaran sebagai acuan petunjuk pelaksanaan teknis di lapangan terkait kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

BACA JUGA: Mamminasata Dapat Pengecualian Aturan Larangan Mudik Lebaran

Dalam Surat Edaran tersebut disebutkan masyarakat yang nekat mudik akan diberikan sanksi yang berpatokan pada Undang-undang (UU) tentang kekarantinaan kesehatan.

Sejumlah pemerintah daerah pun mengeluarkan kebijakan untuk mendukung keputusan pemerintah pusat. (lio)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya