Nusantara

Jumat, 11 Juni 2021 - 15:33 WIB

6 hari yang lalu

logo

Direktur Jenderal Pengendalian dan Perubahan Iklim KLHK, Laksmi Dhewanthi  saat menghadiri kegiatan Launching Teknologi Modifikasi Cuaca

Direktur Jenderal Pengendalian dan Perubahan Iklim KLHK, Laksmi Dhewanthi saat menghadiri kegiatan Launching Teknologi Modifikasi Cuaca

Cegah Karhutla, Kementerian LHK Launching TMC

BERITALOKA.COM – JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) melaunching Pengoperasian Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Provinsi Riau, Jambi dan Sumatera Kamis ( 10/6/2021) kemarin secara virtual.

Pengoperasian Alat tersebut di maksudkan untuk pengendalian Kebakaran hutan dan Lahan ( Karhuktla), yang bekerja sama dengan Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), TNI AU, BNPB, BMKG, dan mitra kerja swasta (PT. Sinar Mas dan PT. Riau Andalan Pulp and Paper).

Direktur Jenderal Pengendalian dan Perubahan Iklim KLHK, Laksmi Dhewanthi dalam sambutan di kegiatan itu mengatakan, Operasi TMC telah dilaksanakan sejak beberapa tahun yang lalu. TMC merupakan upaya modifikasi cuaca dengan membuat hujan buatan pada saat terjadi kebakaran hutan dan lahan, sehingga diharapkan hujan yang turun dapat memadamkan api.

Tidak hanya itu, Laksmi itu juga menambahkan jika upaya pencegahan lebih dikedepankan, sehingga TMC dilakukan pada status Siaga Darurat suatu Provinsi telah ditetapkan. Hujan buatan dibuat dengan menginduksi awan-awan potensial sehingga turun hujan untuk membasahi lahan gambut, mengatasi kekeringan pada wilayah tertentu, mengisi embung, dan mengatasi kebakaran hutan dan lahan pada areal yang cukup luas.

Di Tahun 2021 ini sudah ada empat provinsi yang telah menetapkan Status Siaga Darurat, yaitu Provinsi Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Dikatakan pula, bahwa provinsi yang disebutkan, perlu segera dilakukan peningkatan upaya pengendalian karhutla sehingga karhutla dapat diatasi dengan cepat, api tidak membesar, dan tidak terjadi bencana kabut asap,

Dia juga menyebut, jika Operasi TMC ini menjadi salah satu terobosan dalam rangka mitigasi kebakaran hutan dan lahan dengan memanfaatkan teknologi yang diharapkan dapat bermanfaat dalam mempertahankan kebasahan lahan terutama lahan gambut untuk meminimalisir potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Mari kita terus bersinergi dalam melakukan upaya pengendalian kebaran hutan dan lahan untuk langit biru tanpa kabut asap di negeri tercinta kita ini,” tandas Laksmi. (sir/kal)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya