Thailand Laporkan Rekor Harian Kematian Akibat COVID-19

    11
    thailand
    Jemaat berbaring dan berdoa di dalam peti jenazah untuk menipu kematian dan memperbaiki keberuntungan mereka di sebuah kuil di Bangkok, Thailand, Rabu (27/1/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Soe Zeya Tun/RWA/djo

    NUSADAILY.COM – BANGKOK – Thailand pada Kamis melaporkan rekor harian 57 kematian akibat infeksi virus corona. Hari kedua berturut-turut dengan rekor kematian tertinggi ketika negara Asia Tenggara itu berjuang untuk meredakan gelombang ketiga COVID-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda melandai.

    Laporan itu muncul pada hari yang sama saat Thailand memulai program untuk menghidupkan kembali pariwisata di pulau Phuket. Yang memiliki kasus yang jauh lebih sedikit daripada di daerah daratan setelah Thailand memprioritaskan vaksinasi untuk populasi di pulau resor tersebut.

    BACA JUGA: Hiu Bambu yang Terancam Punah Dilepasliarkan di Teluk Thailand

    Berdasarkan rencana, turis asing yang divaksin COVID-19 dapat melewati persyaratan karantina dan bebas bergerak di sekitar pulau.

    Selanjutnya setelah 14 hari, kecuali ada masalah infeksi virus corona, mereka dapat melakukan perjalanan ke tempat-tempat lain di Thailand.

    Thailand kehilangan sekitar 50 miliar dolar AS dalam pendapatan pariwisata tahun lalu karena kedatangan turis asing turun 83 persen menjadi 6,7 juta orang dari rekor 39,9 juta orang pada 2019.

    Akibatnya, Phuket sangat terpukul dengan hilangnya pekerjaan dan penutupan bisnis.

    Angka kematian baru akibat COVD-19 yang dilaporkan pada Kamis menjadikan jumlah total kematian akibat infeksi corona di Thailand menjadi 2.080 sejak pandemi dimulai tahun lalu.

    BACA JUGA: Sulut Ekspor Santan Beku ke China-Thailand

    Satuan tugas COVID-19 Thailand juga melaporkan 5.533 kasus baru infeksi corona, sehingga total COVID-19 negara itu menjadi 264.834 kasus.(int2)

    + posts