Ada Wisata Ketupat di Joso Magetan, Gratis Sayur Lodeh dan Opor

12
Ilustrasi

BERITALOKA.COM – MAGETAN – Di Magetan, Jawa Timur, ada kampung yang mengemas semarak lebaran ketupat dengan menggelar wisata ketupat. Secara swadaya, warga membuat ribuan ketupat sepanjang satu kilometer yang digantung di depan rumah masing-masing.

Ketupat tersebut disajikan gratis bagi siapa saja yang lewat dan ingin mencicipinya.

Wisata ketupat ini berada di kampung Nahdlatul Ulama (NU) berada di Dusun Joso, Desa Turi, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan.

BACA JUGA: Lebaran Ketupat Ala Warga Magetan dan Asal Usulnya

Selain ketupat gratis, warga menyediakan sayur opor ayam, lodeh hingga sambal pecel sebagai menu pendamping.

Pengunjung mengaku senang dapat kembali menikmati suasana lebaran ketupat di kampung ini, setelah dua tahun sebelumnya ditiadakan karena pandemi Covid-19.

“Saya dari Ngawi, sengaja datang kesini untuk ngerasain menu ketupat khas lebaran. Kemarin nggak sempat buat ketupat karena masih repot mengantar keluarga mudik, jadi saya datang kesini saja,” kata salah pengunjung, Chusnul Kholifah kepada nusadaily.com, Senin (09/05/2022).

Pengakuan yang sama datang dari pengunjung lain asal Kecamatan tetangga Plaosan, Supriyadi. Ia sengaja datang ke kampung ini bersama keluarga untuk makan ketupat khas lebaran.

wisata ketupat
Suasana wisata ketupat di Joso, Desa Turi, Kecamatan Panekan Magetan, Senin (09/05/2022).(Riyanto/nusadaily.com)

BACA JUGA: Resep Ketoprak Ketupat, Tambah Telur Biar Spesial

“Kami sengaja datang sekalian mengantar anak ke pondok, selain itu suasana penuh keakraban seperti benar-benar lebaran ketupat yang bisanya hanya dirayakan di musala masjid lingkungan masing-masing. Ini dikemas jadi wisata, gratis pula,” ungkapnya.

Selain dapat menikmati ketupat gratis, warga sekitar juga menyuguhkan hiburan tradisional mulai dari seni hadroh, banjari, hingga pencak silat dan reog yang semuanya dilakukan secara swadaya masyarakat dan desa.

Wisata ketupat di kampung NU Joso Desa Turi Kecamatan ini juga dikunjungi Ketua PWNU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar. (nto/lna)

+ posts