Home News 10 Siswa dan 1 Guru di Kota Malang Terpapar Covid-19

10 Siswa dan 1 Guru di Kota Malang Terpapar Covid-19

6
Ilustrasi sekolah tatap muka. (Foto: Antara)

BERITALOKA.COM – MALANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang sudah melakukan tracing terhadap 600 siswa dan guru di Madrasah Aliyah Negeri 2 (MAN 2) Kota Malang. Hasilnya, diketahui ada 11 siswa dan guru yang terpapar Covid-19.

Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, penanganan siswa dan guru yang terpapar Covid-19 telah dilakukan isolasi di gedung milik MAN 2 Kota Malang.

BACA JUGA: Ada Siswa Positif Covid-19, Pemkot Malang Lakukan Tracing kepada Siswa dan Guru

“Sepertinya ada 11 ya dan itu sudah dilakukan isolasi di gedung PSBB-nya MAN (2 Kota Malang),” terang dia, Kamis (20/1/2022).

Secara rinci, dari 600 tracing yang dilakukan. Hasilnya 10 siswa dan 1 guru terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk sisanya, kata Husnul, mendapatkan hasil negatif Covid-19 dari tes swab antigen yang dilakukan oleh Dinkes Kota Malang.

BACA JUGA: Menelisik Pangkal Soal Prediksi Aklamasi Gus Is Ketua PCNU Kota Malang 2022-2027

“Gurunya satu. Sisanya siswa,” ungkap dia.

Secara detail, 11 siswa dan guru yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 adalah OTG (Orang Tanpa Gejala). Kini langkah yang dilakukan adalah isolasi selama 10 sampai 14 hari dan pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara daring atau online.

BACA JUGA: UMKM Kota Malang Terima Bantuan Alat Dagang dari Kemendag RI

“Isolasi sampai 10 hingga 14 hari. Lalu PTM (Pembelajaran Tatap Muka) digantikan dengan daring,” tegas dia.

BACA JUGA: Terkait Warga Malang yang Viral Buta Usai Divaksin, Begini Penjelasan Dokter RSSA

Terpisah, saat mencoba mengkonfirmasi kebenaran penambahan siswa dan guru di MAN 2 Kota Malang yang terkonfirmasi positif Covid-19, Wakil Kepala Bidang Humas, Ahmad Thohir Yoga masih enggan buka suara.

“Nanti saya sampaikan ya. Iya, nanti ada rilis. Ini masih rapat dengan pimpinan,” kata dia.

BACA JUGA: Happy Asmara Bagikan Foto Pinggir Kolam, Selebgram Malang Ikutan Komen

Untuk perkembangan pun, ia hanya menyampaikan bahwa sudah dalam tim penanganan pihak MAN 2 Kota Malang dan belum bisa menginformasikan lebih lanjut lagi.

“Masih dalam tim penanganan di madrasah, nanti kalau sudah ada informasi terbaru kami sampaikan,” tandas dia.(mic)

+ posts