Rawon Djenggot, Kuliner Legendaris Malang Tempat Sarapan Anies Baswedan

4
rawon djenggot malang
Rawon djenggot. (Foto: Instagram/rizalbrown)

BERITALOKA.COM – MALANG – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sowan ke rumah Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar di Kota Malang, Jumat, 12 November 2021. Sebelumnya, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini sempat mampir untuk sarapan di Rawon Djenggot, salah satu kuliner legendaris Kota Malang.

Rawon memang dikenal sebagai salah satu kuliner khas Jawa Timur yang tidak boleh dilewatkan. Lantas, apa keistimewaan rawon djenggot yang dikunjungi gubernur DKI Jakarta Ini?

BACA JUGA: Anies Baswedan Sowan ke Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang

Rawon djenggot di rintis oleh alm bapak Rajid jenggotan sejak tahun tahun 1976 dan kini dijalankan oleh generasi kedua. Yang membedakan rawon ini dengan yang lain adalah kuahnya yang berwarna hitam pekat sehingga banyak yang menyebut kuliner ini dengan “sup hitam.”

Kuah hitam pekat rawon djenggot berasal dari keluak atau kepayang, di Sunda keluak ini biasa disebut picung atau pucung. Namun, rawon djenggot juga tak sembarangan dalam memilih keluak. Keluak yang dipakai adalah kualitas terbaik dan didatangkan dari luar daerah.

BACA JUGA: Rawon, Masakan yang Jadi Legenda Jawa Timur

Lauk pendamping inti dari rawon djenggot yaitu potongan daging sapi, sambal goreng tahu tempe kentang, kecambah dan sambal. Selain itu ada juga beberapa lauk tambahan lain yang bisa Anda coba seperti tempe, telur asin, babat, paru dll.

BACA JUGA: Unik! Coba Pecel Rawon Khas Banyuwangi yang Nagih

Rawon ini biasanya disajikan langsung dengan nasi dalam satu piring, namun Anda juga bisa memesannya agar kuah rawon dan nasi tidak dicampur.

BACA JUGA: Cara Mudah Membuat Martabak Telur yang Gurihnya Nampol

Rahasia keterkenalan rawon djenggot adalah rasanya yang bikin nagih sehingga membuat orang selalu ingin datang lagi dan lagi. Oleh karenanya rawon ini menjadi salah satu kuliner legendaris yang wajib dicoba saat berkunjung ke Kota Malang.

Lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Malang, yaitu di Jalan Simpang Kawi No.1, Bareng, Klojen, Kota Malang. Buka setiap hari kecuali hari Kamis mulai pukul 7 pagi hingga 12 malam dan khusus di hari Minggu buka pukul 7 pagi hingga pukul 2 siang saja.(mic)

+ posts