Jatim

Kamis, 6 Mei 2021 - 12:59 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Pelepasan 10 mobil Samsat keliling, pengundian hadiah pembayar pajak patuh, dan launching QR Kode Samsat Bunda pembayaran PKB inovasi terbaru Bapenda Jatim. (istimewa)

Pelepasan 10 mobil Samsat keliling, pengundian hadiah pembayar pajak patuh, dan launching QR Kode Samsat Bunda pembayaran PKB inovasi terbaru Bapenda Jatim. (istimewa)

Bayar Pajak Motor Kini Bisa Pakai QR Code, Layanan Samsat Bunda Jatim Pertama di Indonesia

BERITALOKA.COM – SURABAYA – Inovasi terbaru Pemprov Jatim dilaunching. Berupa kemudahan layanan bayar pajak kendaraan bermotor (PKB) di Desa dengan QR Code pertama di Indonesia.

Rabu (5/5/2021), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melaunching layanan PKB itu melalui Samsat Badan Usaha Milik Desa (Bunda), Go-Pay, dan KB-Bukopin di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Inovasi ini digagas, untuk memberi kemudahan dan pelayanan kepada masyarakat di era digital yang terus berkembang dan akselerasi tinggi melalui inovasi berbasis teknologi informasi.

BACA JUGA: Gubernur Jatim Gelontor Diskon Pajak Mobil dan Motor, Mobil Listrik Pajak Nol Persen

Selain itu, sebagai upaya pengembangan layanan Payment Point Online Bank (PPOB) yang sudah berjalan.

Pada layanan ini, Wajib Pajak akan mendapatkan SMS bukti pembayaran yang sah yang di dalamnya terdapat link E-TBPKP (Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran) dengan pengesahan STNK berbasis QR Code, sehingga Wajib Pajak tidak perlu ke Samsat.

Inovasi pengesahan STNK berbasis QR Code ini sendiri merupakan yang pertama kali di Indonesia.

Samsat Bunda sendiri adalah layanan pembayaran PKB tahunan di BUMDesa yang bekerjasama dengan Polantas Bina Desa (Polbindes) menggunakan fasilitas pembayaran oleh pihak perbankan/non perbankan yang sudah bekerjasama dengan Samsat Jatim (Bank BTN, Bank Jatim, PT. Pos dan KB Bukopin).

Saat ini, terdapat 40 BUMDes di seluruh Jatim yang sudah menjalin kerja sama pembayaran PKB.

Untuk inovasi Go-Pay, pembayaran PKB tahunan melalui aplikasi Gopay (uang elektronik dari Gojek) yang memudahkan wajib pajak dapat melakukan pembayaran PKB dimana saja dan kapan saja melalui smartphone.

Sedangkan, KB Bukopin merupakan layanan pembayaran PKB tahunan melalui channel pembayaran yang disediakan oleh KB Bukopin yang tersebar di seluruh Indonesia.

Atas dilaunchingnya berbagai layanan ini, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas inovasi yang telah dilakukan Bapenda Jatim.

Menurutnya, Bapenda Jatim telah mampu meningkatkan kinerjanya dengan berinovasi serta selalu megupdate teknologi untuk pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, pencapaian kinerja Bapenda dari tahun ke tahun mampu melebihi target.

“Sampai hari ini pencapaian Bapenda sudah bagus. Inovasi demi inovasi terus dilakukan. Semoga ini bisa terus dimaksimalkan. Inovasi dalam hal layanan adalah kewajiban, update teknologi adalah keharusan. Dan Inovasi ini yang mampu mengisi ruh percepatan layanan birokrasi,” ujarnya.

Terkait Samsat Bunda, secara khusus Gubernur Khofifah menjelaskan, inovasi ini bersambungan dengan BUMDesa sehingga bisa membuat masyarakat di desa lebih mudah mengakses layanan dari Pemprov Jatim. Selain itu, juga semakin mendekatkan layanan pada masyarakat.

BACA JUGA: Polda Metro Siapkan 14 Samsat Keliling di Jadetabek

Karenanya, Khofifah meminta agar layanannya diperluas lagi. Jika saat ini baru terkonfirmasi 40 BUMDesa yang ada layanan Samsat Bunda, maka ke depannya bisa lebih banyak lagi BUMDesa yang menjadi jaringan Samsat Bunda.

“Setiap layanan yang makin dekat, makin mudah, dan makin murah, tentu akan memudahkan seluruh layanan yang kita lakukan. Untuk itu, inovasi-inovasi ini terus ditumbuhkembangkan berseiring dengan proses digitalisasi,” imbuhnya.

Sediakan Hadiah Umroh

Tak hanya melaunching layanan pembayaran PKB, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi kepatuhan masyarakat yang membayar pajak tepat waktu.

Pemprov Jatim bekerjasama dengan Bank Jatim menyediakan hadiah Tabungan umroh kepada 30 wajib pajak patuh tiap hadiah Rp. 30 juta.

Pengundiannya dibagi dalam dua tahap, pada Tahap I sebanyak 15 orang diundi pada Rabu (5/5/2021) , sedangkan Tahap ke-II akan diundi pada Hari Jadi Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Khofifah menjelaskan, progres kebijakan diskon Ramadan per tanggal 4 Mei 2021 telah dimanfaatkan sebanyak 514.120 wajib pajak.

Berdasarkan data dari Bapenda Jatim, insentif daei Pemprov Jatim sebesar Rp. 19.822.597.948,00, untuk PKB telah diterima sebesar Rp. 243.509.875.025,00.

“Dari laporan Plt Kepala Bapenda Jatim, capaiannya 37 persen pada awal Mei. Ini sangat apresiatif dari target, karena berarti masyarakat bisa menikmati format ini,” kata Khofifah.

“Jadi bukan sekadar diskon Ramadan, tetapi format ini sangat mungkin menjadikan masyarakat terfasilitasi bagaimana kemudahan dan percepatan bersama,” pungkasnya.

Lepas 10 Mobil Samsat Keliling

Didampingi Dirlantas Polda Jatim, juga melepas 10 unit Mobil Samsat Keliling untuk berbagai daerah di Jatim, di halaman Gedung Negara Grahadi. Pelepasan 10 unit Mobil Samsat Keliling ini ditandai dengan pemecahan kendi.

Keberadaan 10 unit mobil Samsat Keliling ini diharapkan dapat mendekatkan dan menjangkau wajib pajak di daerah terpencil dan pedesaan.

Tampak hadir Plh. Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman, Kepala Regional 7 PT. Pos Indonesia (Persero) Jatim Adi Sunanto, Dirut Bank Jatim Busrul Iman, Plt. Kepala Bapenda Jatim Muhammad Yasin, dan beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim.(ima/lna)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya