Anies Baswedan Sowan ke Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang

6
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sowan ke rumah Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar yang juga pengasuh Ponpes Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang. (istimewa)

NUSADAILY.COM – MALANG – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sowan ke rumah Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar yang juga pengasuh Ponpes Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang, Jumat, 12 November 2021.

Sebelumnya, Anies juga sempat mampir untuk sarapan di Rawon Jenggot di jalan Kawi Atas, didampingi oleh Pemerhati Demokrasi dan Pengurus KAHMI Lutfi J. Kurniawan, Wakil Rektor II Uniga Djuni Farhan, Ketua Dewan Pengurus Halal Institute Andy Soebjakto, serta beberapa habaib dan kyai di Kota Malang.

Menurut pengamat politik Universitas Brawijaya Malang (UB) Dr. Wawan Sobari, Anies bertemu dengan siapapun terutama dengan tokoh agama maupun tokoh masyarakat, pastinya disimbolkan perjalanan menuju Pilpres 2024.

BACA JUGA: Sekum KAHMI Jatim: Kami Sudah Siapkan Beberapa Pertanyaan Untuk Anies

“Itu tak bisa dihindari oleh para tokoh yang sudah masuk dalam radar survei, apalagi elektabilitas Anies naik terus, kalau tidak salah, saat ini dia ada di urutan ketiga setelah Probowo dan Ganjar,” kata Wawan.

Apalagi, kata Wawan, Citra Anies berbeda dengan Jokowi. Kalau Jokowi, citranya adalah nasionalis, sementara Anies adalah Islam modernis.

“Jadi untuk melebarkan posisi juangnya, memang sudah seharusnya Anies mendekat kepada tokoh Islam, terutama kepada tokoh-tokoh NU seperti Kiai Marzuki,” imbuh Wawan.

Kehadiran Anies dalam kancah politik, menjadi harapan baru terutama bagi kalangan islam modernis, seperti kalangan HMI dan Islam modern lainnya.

“Sehingga manakala Anies ingin maju dalam Pilpres dan menjadi pemenang, memang tak ada jalan lain. Kecuali dengan melebarkan tataran juangnya ke semua kalangan, terutama kalangan Islam tradisional,” kata Wawan.

Terkait kehadiran Anies Baswedan di Malang untuk menemui tokoh NU Jatim, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pro Demokrasi (Prodem), Mujib Arwani mengatakan bahwa memang sudah saatnya mantan Rektor Paramadina itu keluar kandang.

Karena, menurut Mujib, selama ini nama Anies dipersepsi oleh masyarakat hanya besar di Jakarta. Padahal kinerja Anies dari segi keberhasilan mewujudkan visi-misi saat pencalonan menjadi Gubernur DKI sudah cukup menggembirakan.

“Jadi memang sudah saatnya Anies keluar kandang, biar kalangan masyarakat mengenal Anies dan cerita keberhasilannya gak Cuma dari TV. Sehingga jika nantinya Anies benar-benar ditakdirkan nyapres di 2024, masyarakat tidak seperti membeli kucing dalam karung,” kata Mujib.

Dikabarkan setelah dari Malang, Anies akan bertemu dan berdialog dengan para tokoh Korps Alumni HMI (Kahmi) Jatim di Graha Kahmi, Surabaya.

Sementara, Sekretaris Umum Korps Alumni HMI (KAHMI), Jawa Timur, Ahsanul Yakin sudah mempersiap dengan matang menyambut kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ke Graha Kahmi.

“Kita persiapkan semaksimal mungkin agar penyambutannya hangat. Seluruh presidium berjumlah tujuh orang insyaAllah akan hadir menyambut kedatangan Anies,” kata Yakin dihubungi lewat ponselnya.

BACA JUGA: Sekjen ProDem: Memang Sudah Saatnya Anies Keluar Kandang

Yakin juga menjelaskan, untuk acara Kahmi dengan Anies, pihaknya juga mengundang pengurus Harian Majlis Wilayah (MW) kahmi, dewan etik, dewan Panasehat, serta dewan pakar.

“Kami sudah meminta kepada seluruh utusan untuk mempersiapkan pertanyaan seputar tata kelola negara sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki,” ujar Yakin.(nda/lna)

+ posts