Begini Sejarah Tradisi Makan Hot Pot di China, Dimulai Sebelum Dinasti Han

1
Foto: iStock

BERITALOKA.COM-JAKARTA- Kecintaan orang China terhadap hot pot terlalu dalam. Orang China memiliki sejarah panjang mengenai tradisi makan hot pot.

Kimchi soup served in hot pot; traditional Korean food. Selective focus.

Melansir new.qq.com, berdasarkan kutipan dari “Kursus Sinologi Universitas Peking” (Monsoon), selama periode musim semi dan gugur dan periode negara-negara berperang, teknologi peleburan logam telah berkembang. Sebagai bahan baku logam utama pada waktu itu, barang-barang perunggu juga menyediakannya untuk budaya hot pot.

Baca Juga: Petani China Was-was, Sungai Yangtze Mengering Akibat Suhu Tinggi

Di antara perunggu yang berada di Yanqing, Beijing, ada peralatan panci panas yang disebut “Wen Ding”. Tripod perunggu kecil ini terdiri dari dua bagian, tripod di atas dan kompor di bagian bawah. Kompor dapat berisi batu bara, dan dinding tungku bor dengan lubang ventilasi.

Dinasti Han

Pada masa dinasti Han, teknologi peleburan logam semakin berkembang, dan muncullah peralatan berbahan dasar tembaga, salah satunya disebut ‘Tungku Pencelupan”, yang merupakan produk evolusi dari ”Wen Ding”. Bejana semacam ini terbagi menjadi tiga lapisan secara keseluruhan. Selain badan panci atas dan kompor tengah, ada juga bagian bawah untuk mengumpulkan abu.

Dinasti Tang dan Song

Selama dinasti Tang dan Song, ekonomi sosial budaya berkembang pesat, dan budaya hot pot juga berpengaruh secara positif dan menjadi sangat populer. Saat itu tungku masih terbagi menjadi tembaga dan tembikar, karena pada zaman dahulu kebutuhan memasak makanan sangat tinggi, dan rasa makanan yang dimasak dengan peralatan yang berbeda juga akan berbeda cita rasanya.

Baca Juga: Dugong “Manatee” Dinyatakan Punah di China

Dinasti Qing

Selama dinasti Qing, budaya hot pot berkembang pesat. Karena orang Manchu sendiri adalah pengembara, mereka sangat menyukai daging, dan rasa khas dari hot pot telah sangat menarik para penguasa Dinasti Qing.

Terutama di musim dingin, kota Beijing sangat membutuhkan makanan khusus untuk menghangatkan. Hal tersbeut menjadikan budaya hot pot sebagai budaya nasional.

Ketika Kaisar Jiaqing mengadakan upacara penobatan, ia juga secara khusus menggunakan hot pot sebagai jamuan makan, mengkonsumsi 1.650 hot pot, menciptakan jamuan hot pot terbesar dalam sejarah. (mdr2/lna)

+ posts