Begini Sejarah Pilkada di Indonesia, dari Masa Penjajahan hingga Reformasi

16
Pelaksanaan Pemilihan Umum 1955((pemilu.kompas.com))

BERITALOKA.COM – JAKARTA – Mengutip artikel karya anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Poso, Christian Adiputra Oruwo, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilaksanakan setiap 5 tahun sekali di Indonesia.

Rupanya Pilkada sudah ada sejak masa penjajahan Belanda.

Sekarang kepala daerah di Indonesia dibedakan atas gubernur pada tingkat provinsi, bupati pada tingkat kabupaten, dan wali kota pada tingkat kota.

Pada masa kolonial Belanda semua kepala daerah ditunjuk langsung.

BACA JUGA: Ini Pasal-pasal Krusial di UU PDP yang Baru Disahkan

Setelah reformasi tepatnya pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pemilihan kepala daerah dibuka lewat Pilkada yang dipilih oleh rakyat.

Berikut penjelasannya.

Masa Penjajahan
Pada masa penjajahan Belanda, kepala daerah ditunjuk langsung oleh Pemerintah Kolonial untuk wilayah Kabupaten dan Kecamatan. Kemudian kepala daerah wilayah provinsi akan diisi oleh Pemerintah Kolonial Belanda.

BACA JUGA: Komisi II DPR Fraksi Demokrat Duga Ada Jual Beli Jabatan Petugas Ad Hoc Pemilu

Pasca Kemerdekaan
Selepas merdeka, Presiden Soekarno mengesahkan Undang-undang No. 1 Tahun 1945 Tentang Peraturan Mengenai Kedudukan Komite Nasional Daerah sebagai dasar penyelenggaraan di daerah.

Aturan yang ditetapkan pada tanggal 23 November 1945 ini, mencantumkan Badan Perwakilan Rakyat Daerah yang menjalankan pemerintahan bersama dan dipimpin oleh Kepala Daerah.