Selasa, 26 Oktober 2021
Berita KhususPemkot Mojokerto Gerojok Fasilitas Gratis ke Ribuan Siswa SD-SMP Sederajat

Pemkot Mojokerto Gerojok Fasilitas Gratis ke Ribuan Siswa SD-SMP Sederajat

BERITALOKA.COM – MOJOKERTO – Ribuan siswa yang bersekolah di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) sederajat di Kota Mojokerto di tahun ajaran baru ini diberikan fasilitas gratis pada Jumat, 17 September 2021 besok.

“Bagi warga yang bersekolah di Kota Mojokerto, baik negeri dan swasta kita berikan fasilitas gratis sebagai program prioritas dunia pendidikan di tahun 2021 ini pada Jumat nanti,” ucap Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari usai melakukan kunjungan ke SMPN 4 Kota Mojokerto, Rabu, 16 September 2021.

Ning Ita sapaan walikota, memastikan setiap siswa yang bersekolah di SD maupun SMP Negeri dan Swasta itu akan mendapatkan fasilitas gratis. Yakni, alat tulis, tas, seragam sekolah, dan sepatu yang dibagikan di masing-masing sekolah. Bahkan penyediaan transportasi antar jemput pelajar selama bersekolah.

BACA JUGA: Menyongsong Bulan Mojopahit, Pemkot Mojokerto Angkat Kejayaan Panji

“Totalnya ada 2.556 siswa untuk SD Negeri-Swasta termasuk MI, masing-masing akan dapat tiga stel pakaian. Lalu yang SMP sederajat sebanyak 2.714 siswa dapat tiga stel pakaian juga, dan tambahan tahun ini dapat sepatu juga,” ujarnya.

Pemimpin dengan Spirit Of Majapahit ini menjelaskan program fasilitas gratis untuk ribuan siswa itu, tak lain satu dari dua program prioritas dunia pendidikan di saat pandemi COVID-19 ini.

Selain program fasilitas gratis tersebut, lanjut Ning Ita, ada mandatory spending atau belanja negara yang sudah diatur oleh undang-undang sebanyak 20 persen yang memang harus di alokasikan untuk dunia pendidikan selam ini.

BACA JUGA: Filolog Asal Bali Puji ‘Spirit of Majapahit’ Pemkot Mojokerto

“Tujuan mandatory spending ini adalah untuk mengurangi masalah ketimpangan sosial dan ekonomi daerah. Dengan memberikan kesiapan sarana prasarana sekolah, seperti IT, kamar mandi, renovasi gedung yang gak layak, dan kesejahteraan GTT dinaikkan,” ucapnya.

Ditambahkannya, kondisi pandemi membuat adanya perubahan skema pembelajaran konvensional ke pola PJJ dan PTM Terbatas.

Hal ini, dirasa memberatkan semua pihak. Termasuk siswa, para guru, dan juga wali murid. Terlebih disisi lain harus ada transfer knowledge dalam menyelesaikan kurikulum dan kewajiban SPM tercapai di setiap sekolah.

BACA JUGA: Ning Ita Pastikan Pemkot Mojokerto Hadir Bantu Warga Terdampak Pandemi Covid-19

Namun, pembatasan-pembatasan yang ada memang menyulitkan pencapaian SPM. Untuk itu, dirinya berharap adanya saling kerjasama dan menguatkan di semua unsur dalam menghadapi bencana alam yang membuat semua strategi pendidikan berubah.

“Harus ditunjang kreativitas para pengajar untuk transfer knowledge akan pemahan anak-anak bisa lebih dari 35 persen. Karena capaian itu di bawah standar. Dan harus kita capai di tahun ajaran baru ini,” katanya.

Sementara, Kepala Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Amin Wachid memastikan penyerahan seragam dan sepatu gratis akan dilakukan pada Jumat, 17 September 2021 ke masing-masing SD dan SMP Sederajat.

“Semua harus disalurkan dimasing-masing sekolah untuk semua siswa yang bersekolah di Kota Mojokerto Jumat nanti,” pungkas Amin.(din/lna)

+ posts

BERITA TERBARU

Popular

BERITA KHUSUS

berita lain

- Advertisement -Newspaper WordPress Theme