Health

Selasa, 17 Desember 2019 - 06:00 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Ilustrasi (artemishphoto)

Ilustrasi (artemishphoto)

Redakan Nyeri Tanpa Obat, Coba Metode Genggam Jari Tangan

NUSADAILY.COM-MALANG – Nyeri adalah salah satu rasa sakit yang sering dirasakan manusia. Ternyata, untuk mengobati nyeri tidak mutlak menggunakan obat kimia jenis analgesik (pereda nyeri). Genggaman jari suami kepada istrinya atau sebaliknya, mampu meredakan rasa nyeri yang mendera.

Nyeri, menurut Lindamen & Athie dalam Hartanti (2005), dimulai ketika bagian tubuh terluka oleh tekanan, potongan, sayatan, dingin atau kekurangan oksigen pada sel. Kondisi ini merangsang syaraf untuk menghasilkan substansi tertentu yang memerintah neurotransmitter membawa pesan nyeri ke otak dan dipersepsikan sebagai nyeri.

Dikutip dari penelitian Denny Saputra, Asmawati, dan Septiyanti dari Poltekes Bengkulu, manajemen (penanganan) nyeri dibedakan dua. Yakni secara farmakologis dan non farmakologis.

Prosedur secara farmakologis dilakukan dengan memberikan pereda nyeri atau analgetik/analgesik. Sedangkan penanganan non farmakologis dapat dilakukan dengan relaksasi, teknik pernafasan, perubahan posisi, massage, akupressur, terapi panas/dingin, hypnobreathing, musik, dan TENS (transcutaneus electrical nerve stimulation).

Banyak pasien dan anggota tim kesehatan cenderung memandang obat sebagai satu-satunya metode menghilangkan nyeri. Padahal tidak demikian.

Teknik relaksasi genggam jari adalah salah satu tindakan non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk menurunkan nyeri. Prinsip genggam jari adalah relaksasi serta aliran energy di dalam tubuhnya.

Di sepanjang jari-jari tangan terdapat saluran atau meridian energi yang terhubung dengan berbagai organ dan emosi. Titik-titik refleksi pada tangan memberikan rangsangan secara refleks (spontan) pada saat genggaman.

Rangsangan tersebut akan mengalirkan semacam gelombang kejut atau listrik pada otak. Teknik relaksasi genggam jari membantu tubuh, pikiran dan jiwa mencapai relaksasi. Dalam keadaan relaksasi secara alamiah akan memicu analgesik alami tubuh sehingga nyeri akan berkurang.

Teknik relaksasi genggam jari merupakan cara yang mudah untuk mengelola emosi dan mengembangkan kecerdasan emosional.

Teknik genggam jari ini sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari. Saat seseorang menangis, merasa marah, atau gelisah karena situasi yang sulit. Teknik ini dapat membantu kita untuk menjadi lebih tenang dan fokus. Sehingga kita dapat mengambil tindakan atau respon yang tepat dalam menghadapi situasi tersebut.

Teknik ini dapat dilakukan sebagai meditasi yang diiringi oleh musik. Atau dilakukan sebelum tidur untuk melepaskan masalah-masalah dan membantu tubuh, pikiran, dan jiwa untuk mencapai relaksasi.

Relaksasi genggam jari dapat mengendalikan dan mengembalikan emosi yang akan membuat tubuh menjadi rileks. Ketika tubuh rileks, maka ketegangan pada otot berkurang yang akan mengurangi kecemasan.

Secara fisiologis, teknik relaksasi genggam jari dapat mengurangi rasa nyeri. Teknik relaksasi genggam jari akan menghasilkan impuls yang dikirim melalui saraf aferen non-nosiseptor yang mengarah ke “gerbang nyeri”. Sehingga dikontrol untuk mengeluarkan inhibitor neurotransmitter yang menghambat dan mengurangi stimulus nyeri.

Penelitian Pinandita (2011) menginformasikan bahwa relaksasi genggam jari dapat menurunkan rata-rata skala nyeri pasien post laparotomy di RS dr Margono Soekarjo Purwokerto sebesar 0,95 skala nyeri (1 skala nyeri).

Didukung oleh penelitian Roudotul (2015) menyatakan bahwa teknik relaksasi genggam jari menurunkan rata-rata intensitas nyeri pasien post operasi sectio sebesar 1,54 skala (+ 2 skala nyeri).

Efektif Redakan Nyeri Pasca Operasi Cesar

Rasa nyeri ni sering mendera ibu pasca operasi cesar (sectio caesarea). Teknik relaksasi genggam jari yang dilakukan suami akan membantu menurunkan skala nyeri yang dirasakan ibu.

Kehadiran suami selama dan setelah proses persalinan merupakan hal penting bagi ibu. Kehadiran suami akan dapat mendukung ibu saat mengalami rasa cemas dan stress pada ibu.

Kehadiran dan dukungan suami dapat menjadi sumber yang paling berharga selama proses persalinan. Sentuhan yang diberikan suami dapat membuat istri merasa lebih tenang menghadapi proses persalinan. Kehadiran suami merupakan cara yang paling efektif untuk mengurangi ketidaknyamanan nyeri. Yuk genggam jari tangan pasangan Anda sekarang. (yos)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya