Regional

Senin, 16 Desember 2019 - 18:39 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Ilustrasi ATM (Foto: ajaib)

Ilustrasi ATM (Foto: ajaib)

Polisi Tangkap Warga Negara Turki Karena Curi Data Nasabah via ATM

NUSADAILY.COM-MATARAM – Kepolisian Resor Kota Mataram Nusa Tenggara Barat menangkap warga negara Turki karena kejahatan perbankan, Senin 16 Desember 2019.

Pria Turki ini bernama Yunus Emre Senbayik (38). Polisi menetapkan dia sebagai tersangka pencurian data nasabah bank milik negara. Ia menjalankan aksinya melalui sebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Jalan Lingkar Selatan.

“Warga Turki yang kami tangkap ini yang copy (menyalin) data nasabah dan mengambil uang milik nasabah dari mesin ATM,” kata Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Joko Tamtomo dalam jumpa persnya di Mataram seperti dilansir Antara.

Joko Tamtomo menjelaskan, pelaku ditangkap ketika hendak mengambil media penyimpanan data (flashdisk) yang berisi rekaman data nasabah.

Dalam aksi tangkap tangan pada akhir pekan lalu tersebut, polisi mengamankan barang bukti yang menguatkan perannya sebagai pencuri data nasabah bank via mesin ATM.

Barang bukti yang diamankan dari mesin ATM itu berupa perangkat rekam data (micro cam) yang terpasang pada penutup tombol bagian depan dan perangkat pengirim data (router) yang terpasang pada bagian belakang boks.

“Jadi dengan memanfaatkan dua perangkat itu, dalam waktu yang bersamaan data nasabah akan otomatis terekam ketika kartu ATM masuk ke dalam mesin,” ucapnya.

Selain dari TKP penangkapan, polisi juga mengamankan barang bukti dari penginapannya yang berada di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat.

Dari tempat penginapannya, polisi mengamankan satu unit laptop dan belasan kartu dengan merek retail modern. Kartu tersebut dikatakan Joko sebagai media penampung data nasabah.

“Jadi hasil data yang terekam itu dikloning ke dalam kartu baru yang sebenarnya bukan milik nasabah aslinya,” kata Joko.

Peran dan identitas pelaku terbongkar berkat koordinasi pihak perbankan dan PT Swadharma Sarana Informatika (SSI), perusahaan jasa pengelola mesin ATM di Lombok, NTB.

“Jadi kita mengacu pada kejadian (pencurian data nasabah bank) yang sebelumnya terungkap. Dari situ kita koordinasi dengan PT SSI dan perbankan, katanya ada komplain bahwa mereka (nasabah) tidak pernah ambil, tapi kok uangnya bisa hilang,” ujarnya.

Dari hasil koordinasi tersebut, pihak kepolisian mendeteksi Yunus Emre Senbayik sebagai pencuri data nasabah bank.

“Jadi dari informasi yang kita dapatkan, ada beberapa titik (mesin ATM) yang dilaporkan sering menjadi lokasi kehilangan uang,” ujar dia.

Selain di TKP Jalan Lingkar Selatan, Yunus Emre juga terdeteksi memasang alat perekam data di mesin ATM di salah satu swalayan wilayah Cakranegara, Kota Mataram.

“Jadi ada beberapa titik yang terindikasi sebagai lokasi pemasangan, yang baru terdeteksi itu di Jalan Lingkar Selatan, di swalayan MGM, dan ada juga di wilayah Senggigi,” ucapnya. (yos)

Artikel ini telah dibaca 70 kali

Baca Lainnya