Lifestyle

Rabu, 18 Desember 2019 - 06:00 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Ilustrasi sepatu kulit (Foto:benzerworld)

Ilustrasi sepatu kulit (Foto:benzerworld)

Hendak Beli Sepatu Kulit, Berikut Tips Memilih Sepatu Kulit untuk Pria

NUSADAILY.COM-MALANG – Sepatu berbahan kulit menjadi barang yang wajib dipunyai seorang pria. Sebab sepatu kulit bisa dipakai kapan saja, tidak perlu menunggu momen-momen tertentu. Tetapi alangkah baiknya punya tiga jenis koleksi sepatu kulit. Yakni sepatu kulit dress shoes (sepatu formal), boots (bot) dan loafers (slip-on shoe).

Banyak jenis sepatu berbahan kulit di pasaran. Bahkan banyak yang imitasi tetapi nyaris mirip dengan kulit. Agar tidak salah membeli, simak cara memilih sepatu berbahan kulit yang dirangkum NusaDaily dari beragam sumber.

Mengenal Bahan Kulit

Pada prinsipnya, bahan kulit sepatu dibedakan menjadi dua. Yakni full-grain leather (FGL) dan corrected-grain leather (CGL).

Dinamakan full-grain leather karena kulitnya masih tetap mempertahankan karakteristik alami dari kulit itu sendiri. Dengan kata lain tanpa menghilangkan kerutan dan guratan natural kulit.

Permukaan kulit full-grain leather nampak butiran-butiran pori-pori halus. Sepatu bot tentara zaman dahulu menggunakan kulit jenis ini. Kulit jenis FGL biasanya tebal, kuat, dan tidak mudah tergores. Harganya juga mahal.

Kulit jenis kedua adalah corrected-grain leather. Kulit CGL dibagi menjadi beberapa jenis. Salah satunya adalah pull-up leather. Kulit jenis ini lentur, lembut dan elastis. Ketika ditarik, ia akan menampakkan warna yang lebih terang dan bisa kembali seperti semula. Makanya disebut pull-up leather. Kulit jenis banyak digunakan untuk sepatu.

Lalu kulit CGL juga ada yang berjenis kulit nubuck. Teksturnya lebih halus dan lebih tipis. Kulit nubuck punya beberapa ciri yakni meninggalkan goresan-goresan saat digunakan. Lalu bisa berubah warna bila basah (jadi lebih gelap). Kulit jenis nubuck juga punya porositas baik yang memungkinkan sirkulasi udara terjadi dengan optimal. Sehingga kaki tidak cepat panas dan tidak mudah bau. Kulit jenis nubuck juga halus sehingga banyak dipakai bahan sepatu-sepatu berkualitas tinggi.

Kulit CGL yang juga banyak dipakai sebagai bahan sepatu adalah kulit suede. Ciri kulit jenis ini teksturnya berbulu halus, tidak mengkilap, dan lembut. Sebab kulit ini merupakan hasil olahan dari sisi dalam kulit yang disamak. Karakteristik kulit suede yang lembut, berserabut, dan berpori membuatnya sangat rentan terhadap kotoran.

Sesuaikan dengan Acara

Jika sudah mengetahui bahan kulit yang digunakan, sesuaikan dengan acara yang akan dihadiri. Smooth leather lebih cocok untuk acara formal. Bahan ini mudah ditemukan pada model dress shoes (sepatu resmi).

Bahan kulit pull-up untuk sepatu lebih cocok digunakan pada kegiatan yang membutuhkan fleksibilitas.

Dengan memilih sepatu kulit sesuai acaranya, secara tidak langsung akan meminimalisir kerusakan pada sepatu.

Melihat Konstruksi Sepatu

Konstruksi sepatu kulit berpengaruh pada keawetan dan kenyamanan. Ada tiga jenis konstruksi. Yakni goodyear welting (jahitan model goodyear), blake welting (jahitan model blake) dan cementing (ditempel menggunakan lem lalu di press).

Metode goodyear welting adalah metode paling kuno. Metode ini membuat umur sepatu paling awet. Metode ini juga membuat air dari bawah tidak masuk ke dalam sepatu.

Konstruksi blake welting adalah tipe kontruksi jahitan yang lebih umum. Metode blake welt lebih mudah dibanding goodyear welt. Sehingga harga sepatu kulit dengan cara ini harganya lebih terjangkau namun tetap memberikan keawetan. Konstruksi blake welt sangat bagus untuk desain sepatu dengan sol tipis dan fleksible.

Konstruksi cementing atau cemented construction adalah metode yang paling mudah, umum, dan tidak memerlukan biaya besar untuk memasang sol sepatu. Metode ini menggunakan lem atau perekat untuk menempel sol kepada bagian atas sepatu. Jahitan yang ada pada sepatu konstruksi cementing hanya bersifat dekoratif.

Perhatikan Sol Sepatu

Sepatu berbahan kulit biasanya menggunakan dua jenis sol. Yani karet atau sol kulit. Keduanya memiliki tingkat keawetan yang tidak jauh berbeda. Sol kulit memberikan kesan profesional dan perlente. Sedangkan sol karet membuat sepatu lebih kesat dan gerak lebih nyaman. (yos)

Artikel ini telah dibaca 131 kali