Culture

Minggu, 17 November 2019 - 13:44 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Bekas erupsi Gunung Merapi di desa Balong (http://fotoindonesiatempodoeloe.blogspot.com/)

Bekas erupsi Gunung Merapi di desa Balong (http://fotoindonesiatempodoeloe.blogspot.com/)

Letusan Gunung Merapi Mulai Zaman Belanda hingga Sekarang

NUSADAILY.COM – MALANG-Erupsi Gunung Merapi di DI Yogyakarta berulang kali terjadi. Berdasarkan catatan para vulkanolog, letusan-letusan besar pernah terjadi antara tahun 800 dan 1.300 Masehi yang merobohkan sebagian puncak Merapi. Bahkan, letusan-letusan dahsyat Merapi pada periode itu juga diyakini telah memaksa Kerajaan Mataram Hindu yang sebelumnya berpusat di Jawa Tengah-DI Yogyakarta pindah ke Jawa Timur.

Dari berbagai sumber, tren letusan Gunung Merapi juga berlanjut pada masa modern. Journal of Volcanology and Geothermal Research yang mengupas khusus soal Merapi (2000) melaporkan, selama masa kolonial Belanda, tercatat setidaknya terjadi enam letusan besar Merapi.  Yaitu pada 1587, 1672, 1768, 1822, dan 1872.

Letusan pada 1822 termasuk yang besar dengan jangkauan awan panas mencapai kawasan sejauh 10-15 kilometer, merata di Kali Blongkeng, Senowo, Apu, Trising, Gendol, dan Woro, termasuk wilayah yang sekarang menjadi Lapangan Golf Cangkringan. Letusan yang disebabkan hancurnya kubah lava dan memunculkan awan panas sejauh 13 kilometer juga terjadi pada 1930.

Letusan ini mengubur 13 desa, merenggut jiwa 1.369 orang dan 2.100 ternak. Endapan lahar mencapai ketebalan 10 meter. Letusan yang terjadi pada kurun 1984, 1992, dan 1994 relatif kecil dengan jarak jangkau luncuran awan panas kurang dari 8 kilometer. Namun, tetap saja, letusan pada 1994 mengakibatkan jatuhnya korban.

Merapi biasanya butuh waktu lama untuk mengumpulkan tenaga. Pada Juni 2006, letusan awan panas sejauh 7 kilometer ke arah Kali Gendol mengakibatkan warga Kali Adem panik dan mengungsi. Terakhir adalah tahun 2019 ini. Namun letusannya tidak terlalu parah. (aka)

Berita Terkait:
Letusan Gunung Merapi Mulai Zaman Belanda hingga Sekarang
Gunung Merapi Kembali Lontarkan Awan Panas

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya